Cilegon, BeritaTKP.com – MAHM (9), bocah yang merupakan anak dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maman Suherman, meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri di Kompleks Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kota Cilegon, Banten.

Korban ditemukan tak bernyawa dengan banyak luka tusuk di tubuhnya. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Selasa, 16 Desember 2025, dan langsung menggegerkan warga sekitar.

Ayah korban, Maman Suherman, diketahui merupakan Dewan Pakar DPC PKS Kota Cilegon. Sementara MAHM tercatat sebagai siswa SD Al Azhar 40 Kota Cilegon. Jenazah korban telah dimakamkan pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketua DPW PKS Banten, Najib Hamas, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut.

“Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan dan ketabahan bagi keluarga Pak Haji Maman. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk mengambil hikmah dan mempersiapkan hari esok yang lebih baik,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).

Dikenal Baik dan Rajin Beribadah

Saat ditemukan, korban dalam kondisi bersimbah darah akibat luka tusukan. Keluarga dan kerabat mengenal MAHM sebagai anak yang baik, sopan, cerdas, dan taat beribadah, meski usianya masih sangat belia.

“Anaknya sangat penurut, ibadahnya bagus meski baru 9 tahun. Ketaatannya kepada orang tua luar biasa dan bisa menjadi contoh bagi anak-anak seusianya,” ujar salah satu kerabat keluarga.

Sempat beredar dugaan bahwa MAHM menjadi korban perampokan. Namun, polisi memastikan tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah korban, sehingga dugaan sementara mengarah pada murni pembunuhan.

Hingga kini, Polres Cilegon masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan tersebut.(æ/red)