BOGOR, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial MH berusia 24 tahun ditemukan tergeletak di depan SPBU Jalan Veteran, Bogor Tengah, Kota Bogor. Korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka serius pada Jumat dini hari, 12 Juni 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam Dwi Saputro, mengatakan korban awalnya ditemukan tanpa identitas. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi hidup sehingga langsung dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, setelah menjalani penanganan di rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia di RSUD Kota Bogor.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Bagus Azi Lesmana, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan rekaman CCTV, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal sebelum ditemukan di depan SPBU.
Dari rekaman CCTV, korban terlihat berjalan sempoyongan di sekitar area SPBU. Polisi juga menyebut terdapat indikasi korban membawa obat jenis Tramadol dan tercium bau alkohol.
Menurut Azi, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada aksi kekerasan terhadap korban. Barang berharga milik korban juga disebut tidak hilang, termasuk sepeda motor yang masih berada di lokasi.
Polisi menduga korban sempat mengalami kecelakaan tunggal, lalu berusaha mencari pertolongan ke area musala SPBU. Dalam proses tersebut, korban diduga memecahkan kaca pintu musala.
Pecahan kaca itu diduga mengenai kaki korban dan menyebabkan luka serius. Setelah itu, korban keluar dari area musala dan akhirnya pingsan di depan SPBU.
Polisi menemukan potongan kaca pintu musala di dalam area musala SPBU. Pecahan kaca tersebut diduga berkaitan dengan luka yang dialami korban sebelum akhirnya ditemukan tergeletak di pinggir jalan depan SPBU.
Pihak kepolisian menyebut keluarga korban menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kasus ini masih menjadi perhatian karena korban awalnya ditemukan tanpa identitas dan dalam kondisi luka berat. Polisi telah mengecek rekaman CCTV serta memastikan tidak ada indikasi kuat yang mengarah pada kekerasan atau kehilangan barang milik korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat segera mencari bantuan resmi saat mengalami kondisi darurat di jalan. Selain itu, kewaspadaan saat berkendara dan menjaga kondisi tubuh tetap sadar penuh sangat penting untuk mencegah kecelakaan yang bisa berujung fatal.(æ/red)





