Jakarta Barat, BeritaTKP.com — Kepolisian kembali mengamankan satu pelaku lain terkait aksi penjambretan bersenjata yang sempat viral di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Pelaku berinisial RZ, yang berperan sebagai joki, ditangkap pada Kamis (20/11/2025) pagi.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Sipayung, menjelaskan bahwa RZ merupakan rekan dari pelaku utama berinisial ST, yang lebih dulu ditangkap pada Rabu malam.

“Untuk perkembangan kasus pencurian dengan kekerasan yang viral di Tambora, kedua pelaku kini sudah diamankan,” ujar Arfan, Kamis.

RZ dibekuk di sebuah rumah di kawasan Jalan Bandengan, Tambora, tempat ia bersembunyi bersama kekasihnya. Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah golok panjang, sebuah airsoft gun yang digunakan saat beraksi, serta sepeda motor yang dipakai dalam setiap aksi kejahatan.

Arfan menegaskan bahwa senjata api yang tampak dalam rekaman CCTV ternyata hanyalah airsoft gun, bukan senjata api asli.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa senjata yang terlihat di video adalah airsoft gun. Barang bukti sudah kami amankan,” imbuhnya.

Dari pemeriksaan sementara, terungkap bahwa ST dan RZ telah melakukan aksi serupa sebanyak 28 kali di berbagai lokasi.

“Dari data Polsek Tambora dan Resmob Polres, keduanya terlibat dalam 28 laporan kejadian. Namun detail lengkapnya akan disampaikan setelah pemeriksaan lanjutan,” kata Arfan.

Sebelumnya, pelaku utama ST ditangkap Unit Reskrim Polsek Tambora pada Rabu malam di rumah orang tuanya di kawasan Tanah Sereal. Ia diringkus tanpa perlawanan saat sedang tertidur.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, membenarkan bahwa ST merupakan eksekutor yang menodongkan senjata tajam kepada korban dalam aksi yang sempat viral tersebut.

“Hari ini kami mengamankan pelaku utama yang menggunakan senjata tajam dan airsoft gun untuk melakukan penjambretan,” ujar Sudrajat.

Rekaman CCTV yang tersebar di media sosial sebelumnya menunjukkan ST beraksi bersama seorang rekannya yang kala itu masih buron. Penangkapan RZ hari ini mengakhiri pelarian mereka.

Penyidik masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau lokasi kejahatan lain yang melibatkan keduanya.(æ/red)