Bogor, BeritaTKP.com – Mucikari yang dikenal dengan nama ‘Papi’ Dimas harus mengakhiri bisnis lendirinya usai ditangkap oleh pihak kepolisian. Papi Dimas telah memulai bisnis lendirnya sejak tahun 2019 silam dan selama itu dia telah meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah dari prostitusi selebgram hingga mantan pramugari.

“Dari tahun 2019-2024 pelaku mucikari ini punya keuntungan Rp 200-300 juta. (Uangnya) sudah dipakai pelaku untuk lifestyle,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Kamis (14/3/2024).

Muncikari ‘Papi’ Dimas ini memasang tarif bervariatif untuk sekali kencan dengan anak-anaknya. Ia juga menyediakan beberapa layanan atau kategori untuk pria hidung belang.

“Nah ini modusnya ada istilah minum-minum cantik ditarif Rp 1 juta, dari harga itu pelaku dapat keuntungan Rp 300 ribu dari korban,” katanya.

‘Papi’ Dimas juga menyediakan layanan kencan singkat dan pendek dengan harga yang berbeda. Paling mahal ada kencan long time dengan taruf hingga puluhan juta.

“Kemudian ada short time dengan harga Rp 3-15 juta dan pelaku dapat keuntungan Rp 1-5 juta, kemudian long time Rp 10-30 juta, di mana pelaku mucikari ini dapat keuntungan Rp 5-10 juta,” katanya.

Muncikari ini menawarkan layanan perempuan kepada pria hidung belang melalui WhatsApp. Setelah terjadi kesepakatan, maka muncikari ini selanjutnya akan mengantarkan wanita tersebut ke hotel

“Modusnya yaitu dengan menawarkan di media sosial whatsapp, kemudian setelah terjadi kesepakatan transaksi dari pelaku dan mucikari mengantarkan wanita tersebut atau korban ke hotel kemudian mucikari menunggui di situ, di lobby hotel,” katanya. (æ/RED)