
Pasuruan, BeritaTKP.com – Salah satu warga Desa Branang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, bernama Asmawi (31), yang diamankan polisi setelah dengan teganya membacok Kades Balonganyar, Soleh hingga terluka, kini menjalankan proses pemeriksaan.
Kepada polisi, Asmawi mengaku motif yang mendalami aksinya hingga nekat membacok Soleh secara tiba-tiba tersebut lantaran sakit hati. “Menurut keterangan dari Kapolsek Lekok AKP Agung Sujatmiko sementara karena ketersinggungan perkataan korban,” jelas Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda M Junaidi, Kamis (27/6/2023).
Selain itu, saat melakukan pembacokan dengan membabi buta, pelaku diketahui sedang mabuk usai menenggak miras. “Karena (Asmawi) dalam pengaruh minuman keras,” imbuh Junaidi.
Sementara untuk pemicu ketersinggungan sehingga pelaku nekat membacok korban belum diketahui. Polisi mengaku masih melakukan pendalaman. “Masih didalami motifnya,” pungkas Junaidi.
Diberitakan sebelumnya, seorang Kades Balonganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Soleh, haru menjalani perawatan medis setelah dibacok oleh seorang warga saat berada di balai desa, pada Rabu (26/7) petang. Akibat penganiayaan itu korban luka di kepala dan kaki.
Setelah menerima laporan penganiayaan dari korban, Polsek Lekok mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan mengantongi identitas. Setelah identitas diperoleh, polisi mengamankan Asnawi di rumahnya sekitar dua kilometer dari TKP, dan langsung diserahkan ke penyidik Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota. (Din/RED)





