Sidoarjo, BeritaTKP.com – Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan mengambang di pinggir Sungai Porong yang berada di Desa Tambak Kalisongo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (28/4/2023) kemarin.
Kondisi mayat tersebut sudah mulai mengalami pembusukan. Saat ditemukan, mayat dalam posisi tertelungkup dan kepalanya terendam air sungai. Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Suparlan selaku warga sekitar.

Kanitreskrim Polsek Jabon Iptu Samsul Hidayat menceritakan bahwa mayat wanita tanpa identitas itu ditemukan warga sekitar, yang bernama Suparlan. Saat sedang beraktivitas di sekitar tanggul Sungai Porong, ia mencium bau busuk yang menyengat. “Suparlan berusaha mencari sumber bau busuk itu,” terangnya.
Setelah berjalan ke arah sungai, Suparlan melihat sumber bau busuk yang menyengat tersebut dan bau itu berasal dari mayat dengan kondisi pertama kali ditemukan dalam posisi tengkurap dan mengapung di pinggir Sungai Porong. “Bau busuk itu bersumber dari mayat yang ada di pinggir sungai,” paparnya.
Melihat mayat tersebut, Suparlan langsung memberitahukan hal itu kepada warga lain dan selanjutnya salah satu warga menghubungi petugas Polsek Jabon. “Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung melakukan evakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong,” ucapnya.
Samsul menduga, mayat wanita yang ditemukan dalam kondisi wajah rusak dan sidik jari telah terkelupas diperkirakan telah meninggal dunia selama 3 hari sebelum ditemukan. “Diperkirakan sudah meninggal dunia sejak 3 hari yang lalu. Untuk usia diperkirakan antara 30 sampai 40 tahun,” terang Samsul.
Mayat wanita dengan rambut hitam lurus sebahu tersebut, diduga telah mengalami fase pembusukan serta pembengkakan. Sehingga identitas secara tampak luar atau wajahnya sudah tidak dapat dikenali lagi.
Adapun ciri-ciri lain mayat wanita tanpa identitas itu memiliki tinggi badan kurang lebih 162 cm, dengan memakai kaos lengan panjang warna abu-abu dan celana hitam. “Dari hasil olah TKP oleh tim inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat,” terangnya. (Din/RED)





