Jombang, BeritaTKP.com – Pengunjung dan pedagang di Pasar Ramdahan Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang dihebohkan dengan aksi seorang pemuda bernama Mohamad Waluyo (32), yang tiba-tiba mengamuk. Peristiwa ricuh tersebut terjadi pada Rabu (5/4/2023) kemarin sore.
Pemuda tersebut merusak lapak pedagang dan memukuli sejumlah pengunjung. Setelah itu, pelaku melarikan diri. Selain itu, ia juga menganiaya pemuda lain yang sedang membeli makanan. “Kejadiannya itu sekitar pukul 17.00, waktu adik saya beli takjil di situ,” terang M Hanafi (26), warga Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung.
Pada saat itu, Hanafi menjelaskan, adiknya sekaligus korban yakni Cahyo Dwi Prayoga (20) sedang membeli bakso untuk berbuka puasa. Namun, tiba-tiba adiknya diserang dari arah belakang. “Ya waktu beli takjil tiba-tiba dipukul pakai batu bata kepalanya,” lanjutnya.

Sontak saja, adiknya tersebut mengerang kesakitan akibat serangan mendadak. Setelah melakukan aksinya, pelaku yang diketahui warga asal Dusun Kemodo Utara, Desa Dukumojo tersebut kemudian melarikan diri. “Pelakunya melarikan diri. Adik saya sekarang dirawat di puskesmas karena mengalami luka di kepala belakang,” lontarnya.
Jadi kronologi singkatnya, pada saat itu Hanafi dan Cahyo datang ke pasar Ramadhan untuk membeli sejumlah aneka makanan untuk berbuka puasa. Namun, tiba-tiba situasi pasar dibuat resah dengan keberadaan Mohamad Waluyo yang tiba-tiba merusak lapak pedagang dan mengejar para pembeli.
Di saat bersamaan, korban melintas mengendarai seped amotornya. Entah apa yang menjadi pemicu, pelaku kemudian mengejar Cahyo. Ketika jarak sudah dekat, pelaku kemudian menghantamkan bata merah ke kepala korban. warga kemudian melerai dan menolong korban, sedangkan pelaku kabur. “Pelaku mengamuk diduga karena mabuk miras (minuman keras),” kata Hanafi.
Kejadian penyerangan yang dilakukan Waluyo itu, dibenarkan Kepala Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung Nurani Rubaidi. Ia menjelaskan, memang sempat menerima laporan dari warga terkait insiden penyerangan yang dilakukan warganya. “Iya, tadi memang dapat kabar dari warga. Ada pemuda yang tiba-tiba dating ke Pasar Ramadan di depan balai desa dan melakukan kerusuhan,” ucapnya.
Dari laporan yang ia terima, Rubaidi menyebut pelaku sempat melakukan beberapa aksi meresahkan. Selain melukai Cahyo, seorang pembeli takjil, ia juga merusak sepeda motor milik korbannya. “Ada sepeda motor dirusak, memukul orang-orang di sekitarnya juga, termasuk memecahkan dagangan milik penjual buah juga tadi laporannya,” lontarnya.
Rubaidi menduga, pelaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena kondisinya sedang dalam pengaruh alcohol. “Kalau kata warga tadi kemungkinan kondisi pelaku ini sedang mabuk,” imbuhnya.
Kasus itupun, disebutnya telah dilaporkan kepada Polsek Mojoagung. Bai berharap, polisi dapat segera menangkap pelakunya. “Sudah dilaporkan ke polisi, ya semoga bisa diusut,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Mojoagung Kompol Bambang Setyobudi juga membenarkan kejadian itu. Dugaan penganiayaan itu, juga telah dilaporkan korban ke Mapolsek Mojoagung. “Sampai sekarang untuk pelaku masih dalam penyelidikan,” singkatnya. (Din/RED)





