Jember, BeritaTKP.com – Peran seorang ayah kepada anaknya seharusnya mengajarkan segala kebaikan untuk moral kedepan anaknya menjadi orang yang dapat diandalkan orang lain, namun tidak untuk seorang ayah di Jember yang mengajak dua anaknya ikut berbuat kriminal dengan  mencuri sebuah motor. Sang ayah, yakni Solihin, warga warga Sumbersari Jember berperan sebagai otak atau pengatur strategi, sedangkan kedua anaknya, Adi S (23) dan FJ (kelas 5 SD) menjadi eksekutor.

Bapak dan anak saat dimintai keterangan.

“Aksi penangkapan yang dilakukan tim Resmob polres Jember, pada Minggu sore, berlanjut dengan penggeledahan di sebuah rumah di Kelurahan Wirolegi, ditemukan barang bukti satu unit motor matic hasil curian disembunyikan sebelum dijual ke penadah,” kata Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Dika Hardiyan Wiratama, Senin (3/10/2022) kemarin.

Ketiga pelaku pun selanjutnya digiring ke Mapolres Jember guna pemeriksaan lebih lanjut. Namun polisi tak melakukan penahanan seorang pelaku yang masih di bawah umur.

Menurut AKP Dika Hardiyan Wiratama, dalam pemeriksaan terungkap jika otak kasus pencurian yang dilakukan di sebuah rumah kos di Kecamatan Sumbersari, Jember, pada hari Kamis lalu itu adalah Solihin.

“Tersangka Solihin sang ayah berperan mengamati tempat kejadian perkara (TKP) dari jauh, lalu memerintahkan kedua anaknya untuk mencuri motor yang diparkir di garasi rumah, ” beber mantan Kasat Resnarkoba Polres Jember.

Atas perbuatannya, Solihin dan anak sulungnya, Adi Sahroni masih terus jalani pemeriksaan intensif oleh penyidik dan terancam dijerat pasal pencurian pemberatan dengan ancaman tujuh tahun penjara. (Din/RED)