Ngawi, BeritaTKP.com – Untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) selama bulan Muharam 1444 H, Polsek Karangjati melakukan patroli di wilayah hukumnya.

Upaya ini mulai dari menginisasi pembentukan paguyuban tokoh pesilat di tingkat ranting Karangjati dengan agenda rutinnya berupa arisan, kegiatan sosial dan olahraga bersama hingga melakukan patroli di wilayah hukumnya.

Polsek Karangjati melaksanakan kegiatan patroli dialogis untuk menjalin kemitraan bersama elemen masyarakat agar ikut berperan dalam menjaga keamanan di lingkungannya, pada Jumat (5/8/2022) kemarin.

Patroli dilakukan di sepanjang jalur jalan raya Karangjati-Caruban dengan tujuan untuk menekan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas. Hal itu sekaligus untuk megantisipasi adanya aksi balap liar yang dilakukan oleh para kawulan muda.

Tidak itu saja. Upaya persuasif dan humanis oleh personel Polsek Karangjati dilakukan  dengan blusukan ke pertokoan yang menjual sparepart untuk sepeda motor atau bengkel motor modifikasi. Kepada pedagang, polisi minta jangan menjual knalpot brong.

“Hal ini dilakukan agar momentum di bulan Muharam 1444 H, di wilayah hukum Polsek Karangjati aman kondusif. Tidak ada rasa kekawatiran atau ketakutan masyarakat dalam melakukan aktivitasnya setiap hari, sehingga dengan demikian roda ekonomi masyarakat menjadi lebih baik,” ujar Kapolsek Karangjati Iptu Agus Andi Anto Prabowo.

Lebih lanjut, Iptu Andi menjelaskan, 3 anggota Polsek Karangjati -Aipda Hari F,  Bripka Hendra, dan Brigadir Aris- mendatangi pedagang sparepart motor untuk menghimbau agar tidak menjual knalpot brong.

“Sasaran patroli dialogis tersebut. Di antaranya di toko bengkel Yosi, toko terminal sparepart, toko bengkel Eko, dan toko sparepart Rejomulyo motor,” terang Andi.

Patroli dialogis yang digelar di pertokoan sparepart ini meninjau bahwa knalot brong tersbeut tidak sesuai dipasang pada sepeda motor. Jika terpasang pada motor, maka berpotensi akan dipakai untuk balap liar, hal itu termasuk melanggar aturan hukum. (Din/RED)