Tulungagung, BeritaTKP.com – Marsiah (51), ibu dua anak dan juga warga asal Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, dikabarkan menghilang sejak Kamis (21/7/2022) kemarin, pukul 02.00 WIB.
Kemudian, keluarga beserta warga sekitar, melakukan proses pencarian, bahkan sempat minta pertolongan lewat orang pintar. Hingga akhirnya seorang kerabat menemukan Marsiah di dalam sumur tua milik keluarga dalam keadaan sudah meninggal dunia. Jasad korban saat ditemukan dalam kondisi terlungkup di dasar sumur.
“Ditemukan pukul 21.00 WIB lalu dilaporkan ke kami. Namun karena lokasinya sulit, kami minta bantuan ke Pemadam Kebakaran,” terang Kapolsek Campurdarat, AKP Triyanto.
Petugas damkar evakuasi jasad Marsiah (51), wanita di Tulungagung yang tewas tercebur ke sumur.
Diketahui diameter sumur berjarak sekitar 1,5 meter dengan kedalaman lebih dari 10 meter, sehingga menyulitkan prose evakuasi pada jasad korban. Akhirnya regu penolong harus memasang tripod baja dengan pengerek baja seling untuk masuk ke dasar sumur
“Sumur yang sempit dan dalam menyulitkan kami,” ujar Kasi Pengendalian dan Operasi Pemadam Kebakaran Satpol PP Tulungagung, Bambang Pidekso.
Sebelumnya, sebuah alat blower besar dipasang untuk mengeluarkan gas dari sumur. Sementara seorang personel regu penolong mengenakan alat kesehatan selam. Personal hanya memiliki waktu 10 menit untuk masuk ke dalam sumur, memasang tali pada korban dan kembali lagi ke permukaan.
Engkol katrol diputar dengan cepat untuk menurunkan personel penolong. Setelah tali diikatkan ke tubuh korban, engkol kembali diputar untuk membawa naik personel ini. Lalu warga akan menarik tali yang mengikut tubuh korban pelan-pelan.
“Prosesnya cepat, tapi persiapannya sekitar 1,5 jam,” sambung Bambang.
Setelah sampai ke permukaan, jasad korban dibawa ke instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung.
Menurut salah satu kerabat, Suwarno, seharusnya Marsiah menunggui akan keduanya yang menikah pada Kamis, pukul 10.00 WIB. Namun pada Kamis dini hari Marsiah hilang. Warga sudah mencari hingga ke pegunungan di sekitar rumah korban.
“Jadi korban melewatkan acara pernikahan anaknya,” ucap Suwarno.
Sebelumnya, korban mengalami sakit gejalan stroke. Diduga karena gangguan fisiknya, korban terjatuh saat beraktivitas di sekitar sumur. (Din/RED)





