MAKASSAR, BeritaTKP.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban tragedi tenggelamnya kapal motor (KM) Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Kedua korban dipastikan teridentifikasi setelah melalui proses pencocokan data medis secara ilmiah.
Kabiddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol dr. Muhammad Haris, dalam keterangannya di RS Bhayangkara Makassar, Kamis (23/7/2026), menjelaskan bahwa keberhasilan identifikasi ini merupakan kerja sama antara Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas).
“Hari ini kami berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban KM Nurul Salsa,” ujar Haris.
Identitas Korban yang Teridentifikasi:
- Hasriati (44) – Warga Dusun Garassi, Kelurahan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenazah korban yang berada di kantong jenazah nomor PM 62 B01 Selayar dicocokkan dengan data ante mortem (AM002) melalui pemeriksaan gigi, data medis, serta properti pribadi yang melekat pada tubuh korban.
- Bau Intang (50) – Warga Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenazah dalam kantong nomor PM 62 B02 Selayar berhasil dicocokkan dengan data ante mortem (AM001) melalui metode sidik jari dan data medis.
Proses Identifikasi dan Penyerahan Jenazah Tim DVI menggunakan metode standar pencocokan data post mortem (temuan pada jenazah) dengan data ante mortem yang dilaporkan oleh pihak keluarga, mulai dari sidik jari, rekam medis, susunan gigi, hingga barang pribadi. Hingga kini, tercatat sudah ada 16 laporan data ante mortem dari total 17 korban yang diterima oleh Biddokkes Polda Sulsel.
Setelah proses identifikasi selesai dan identitas kedua korban dipastikan kebenarannya, pihak kepolisian langsung memproses pemulangan jenazah agar dapat segera dimakamkan oleh pihak keluarga di daerah asal.
“Hari ini kedua jenazah akan langsung diserahkan ke Polres Selayar untuk dibawa ke Kabupaten Selayar agar diserahkan kepada keluarga,” pungkas Haris.(æ/red)





