Banyuwangi, BeritaTKP.com – Nasib malang harus menimpa seorang wanita yang sudah lanjut usia (lansia) di Banyuwangi. Wanita bernama Raulah ,88, tersebut tewas setelah dirinya tertabrak Kereta Api (KA) di Desa Singorajuh, Banyuwangi. Jasad korban warga asal Desa Kemiri, Kecamatan Singorajuruh itu awalnya tak diketahui identitasnya, namun seteleh polisi mencari tau informasi ke warga sekitar, baru akhirnya diketahui.
“Korban ini adalah warga Desa Kemiri Kecamatan Singojuruh. Kami bisa melacak dari beberapa warga. Diduga memang tidak tahu medan saat menyeberang di perlintasan kereta,” terang Kapolsek Singojuruh, Iptu Abdul Rochman, Jumat (24/12).
Korban ditemukan tergeletak dengan berlumuran darah di pinggir rel KA oleh pengawas lintasan Rel KA saat sedang melakukan pengecekan Rel Kereta Api dari arah Sempu menuju Singojuruh.
Saat itu pengawas lintasan rel KA melihat korban tergeletak di samping rel kereta api. Kondisi korban sudah meninggal dunia dengan luka robek/tengkorak dibagian kepala belakang pecah, lengan atas kiri lebam, paha kiri lecet, serta lutut kiri robek.
“Pengawas lintasan rel kereta api kemudian memberikan informasi kepada saksi yang bekerja sebagai satpam Stasiun Rogojampi. Kemudian saksi memberikan informasi kepada Polsek Singojuruh. Kami lalu mendatangi TKP untuk mencari identitas korban,” pungkasnya.
Setelah informasi disebarluaskan kepada warga, keluarga korban kemudian mendatangi Puskesmas Singojuruh. Dan benar, korban adalah orangtua dari salah satu warga Desa Kemiri.
“Karena ada urusan keluarga, korban akhirnya keluar rumah. Tapi karena tidak tahu medan akhirnya tertabrak kereta api. Belum diketahui tertabrak kereta api apa,” paparnya.
Jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga, untuk dimakamkan. Sementara pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat untuk waspada di sekitar rel kereta api. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga keluarga yang renta, saat keluar rumah.
“Kami himbau agar masyarakat tidak meninggalkan nenek atau orangtua yang sudah renta. Agar tidak terjadi kejadian seperti ini,” pintanya. (k/red)






