SURABAYA, BeritaTKP – Seorang pengemudi ojek online (ojol), Yuda Guru Triangono (30), diamankan polisi setelah diduga melempar bom molotov ke dua pos polisi di Kota Surabaya.

Dalam pemeriksaan, Yuda mengaku aksinya tersebut terinspirasi dari permainan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG).

Aksi itu menyasar pos polisi di kawasan Margorejo dan Bundaran Waru pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, seorang personel polisi dilaporkan mengalami luka.

Mengaku Terinspirasi PUBG

Dalam video pemeriksaan yang diunggah melalui akun Instagram @luthfie.daily, Yuda menjelaskan kepada Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengenai aksinya.

Saat ditanya mengenai benda yang digunakan, Yuda mengakui menggunakan botol kaca bekas minuman yang kemudian diisi bensin.

Dalam pemeriksaan tersebut, Yuda bahkan menyebut aksinya seperti yang ada dalam permainan PUBG.

“Kayak game PUBG loh, Pak,” ujar Yuda dalam video tersebut.

Kesal Pernah Ditilang Polisi

Yuda juga mengaku memiliki rasa kesal terhadap polisi karena sebelumnya pernah ditilang.

Ia kemudian mengetahui informasi mengenai pengendara lain yang disebut tidak ditilang karena diduga mengalami gangguan jiwa. Informasi tersebut didapatnya setelah mendengar siaran radio.

Hal itu membuat Yuda merasa tidak puas hingga kemudian muncul niat untuk menyerang pos polisi.

Namun, aksinya berhasil diungkap setelah polisi mendapatkan rekaman kamera pengawas (CCTV) serta keterangan sejumlah saksi.

Beraksi di Dua Lokasi

Sebelumnya, dua pos polisi di Jalan Ahmad Yani, yakni kawasan Margorejo dan Bundaran Waru, menjadi sasaran pelemparan benda yang diduga bom molotov.

Petugas pos perlintasan kereta api Margorejo, Yudi, mengatakan pelaku terlihat mengenakan pakaian serba hitam dan mengendarai sepeda motor bebek.

Menurutnya, pelaku sempat berhenti di depan pos sebelum melakukan pelemparan dan kemudian melarikan diri.

“Naik motor setahu saya cuma satu orang. Ngelempar sesuatu keluar api kecil. Tahu-tahu sudah ada api,” ungkap Yudi.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi. Yuda akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, polisi masih mendalami motif serta kondisi kejiwaan Yuda terkait aksi pelemparan tersebut.(æ/red)