TANGERANG, BeritaTKP.com – Seorang perempuan berinisial AD (26), pengendara sepeda motor yang diduga terlibat dalam kecelakaan hingga menewaskan bocah berinisial MZ (12) di Jalan Prima, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, akhirnya menyerahkan diri kepada polisi. Sebelumnya, pengendara tersebut sempat meninggalkan lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Gunawan, mengatakan AD menyerahkan diri dengan didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Periuk, Aipda Damhuri.

“Menyerahkan diri didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Periuk Aipda Damhuri,” kata Gunawan, Kamis (22/10/2026).

Kronologi Kecelakaan di Jalan Prima

Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, MZ sedang bersepeda bersama dua orang temannya di Jalan Prima, dekat danau, wilayah Periuk.

Menurut keterangan polisi, korban bersepeda dari arah Jalan M. Toha menuju Perumahan Taman Elang. Dalam perjalanan, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh ke jalan.

Pada saat bersamaan, sebuah sepeda motor melaju dari arah berlawanan dan menabrak korban.

Akibat kejadian tersebut, MZ mengalami luka serius. Korban kemudian dibawa menuju RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Keluarga Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Polisi menyebut keluarga korban dan pihak pengendara motor telah melakukan musyawarah dengan bantuan mediasi dari kepolisian.

Menurut Gunawan, keluarga korban menerima kepergian MZ sebagai musibah. Sementara itu, pihak pengendara motor memberikan santunan sebesar Rp10 juta kepada keluarga korban.

Santunan tersebut disebut telah diterima keluarga korban secara tunai. Gunawan juga menyampaikan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan damai.

Meski demikian, keterangan mengenai kesepakatan damai tersebut merupakan informasi dari pihak kepolisian. Rincian lebih lanjut mengenai penanganan hukum perkara kecelakaan tersebut tidak dijelaskan dalam laporan yang tersedia.

Polisi Sampaikan Perkembangan Penanganan Kasus

Penyerahan diri AD menjadi perkembangan terbaru dalam kasus kecelakaan yang sebelumnya membuat polisi mencari pengendara motor yang terlibat.

Kepolisian telah membantu mempertemukan kedua keluarga untuk membicarakan penyelesaian persoalan tersebut. Namun, informasi yang disampaikan belum merinci apakah ada proses hukum lain yang tetap berjalan setelah kesepakatan damai tercapai.(æ/red)