KUDUS, BeritaTKP.com – Dua bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi sasaran pencurian dalam waktu berdekatan. Pelaku diduga membawa kabur empat unit blower outdoor AC dari dua lokasi berbeda.
Pencurian pertama diketahui terjadi di KDKMP Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati. Dua unit blower outdoor AC yang terpasang di area klinik koperasi dilaporkan hilang pada Rabu (21/10/2026).
Dalam waktu berdekatan, kejadian serupa juga dilaporkan di KDKMP Desa Dersalam, Kecamatan Bae. Di lokasi tersebut, dua unit blower outdoor AC turut hilang.
Kedua bangunan koperasi itu diketahui belum beroperasi karena masih menunggu arahan pemerintah pusat dan menyelesaikan pembangunan.
Blower AC di Loram Wetan Hilang, CCTV Rekam Mobil Hitam
Manager KDKMP Desa Loram Wetan, Faisal Nur Fais, mengatakan dirinya menerima informasi mengenai kehilangan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB melalui Bhabinkamtibmas.
Setibanya di lokasi, ia mendapati dua unit blower outdoor AC di area klinik sudah tidak ada.
“Saya dihubungi Bhabinkamtibmas pukul 14.00 WIB. Setelah sampai di sini, dua blower outdoor AC di klinik sudah tidak ada,” kata Faisal.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, sebuah mobil berwarna hitam terlihat berada di sekitar lokasi pada pukul 03.30 WIB. Namun, rekaman tersebut belum cukup jelas untuk memastikan jenis kendaraan maupun identitas orang yang berada di dalamnya.
“Kalau dilihat dari CCTV, pelaku menggunakan mobil berwarna hitam. Tetapi, saya tidak tahu jenis mobilnya,” ujarnya.
Faisal kemudian memeriksa bagian depan, belakang, dan dalam bangunan koperasi. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda pembobolan pada bangunan, sementara barang yang diketahui hilang adalah dua unit blower outdoor AC.
Kerugian akibat kehilangan tersebut diperkirakan mencapai Rp3 juta. Faisal menyebut pencurian itu merupakan kejadian pertama yang dialaminya selama mengelola koperasi tersebut.
Warung di Sebelah Koperasi Ikut Dibobol
Selain kehilangan aset koperasi, sebuah warung makan yang berada tepat di sebelah bangunan KDKMP Loram Wetan juga menjadi sasaran pencurian.
Pemilik warung, Reza, mengaku baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 07.30 WIB saat datang untuk memeriksa barang-barang yang masih tersimpan di lokasi.
Ia mendapati pintu warung dalam kondisi rusak. Setelah memeriksa bagian dalam, sejumlah peralatan kerja, termasuk bor, kabel, dan tang, diketahui hilang.
“Saya setiap hari ke sini untuk mengecek barang. Tadi pagi, saat datang, pintunya sudah dibobol. Setelah saya cek, beberapa barang ternyata sudah tidak ada,” kata Reza.
Menurutnya, pembangunan warung tersebut baru mencapai sekitar 80 persen sehingga belum mulai beroperasi. Sejumlah peralatan yang disimpan di dalamnya masih digunakan untuk menunjang proses pengerjaan.
Reza memperkirakan kerugian akibat pencurian itu mencapai Rp500 ribu.
Meski pencurian di warung dan kehilangan blower AC terjadi di lokasi yang berdekatan, belum ada kepastian bahwa kedua kejadian tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama.
Desa Rendeng Amankan Aset Koperasi
Kejadian pencurian di dua KDKMP tersebut turut mendorong pemerintah desa lain di Kabupaten Kudus untuk meningkatkan pengamanan aset koperasi.
Kepala Desa Rendeng, Muhammad Yusuf, mengatakan pihaknya mengambil langkah mengamankan sejumlah peralatan milik KDKMP Desa Rendeng, termasuk blower outdoor AC, karena bangunan belum beraktivitas dan pengawasan belum maksimal.
“Karena belum ada aktivitas dan belum ada pengawasan yang maksimal, peralatan (blower outdoor AC) diamankan. Saya juga kaget awalnya (blower outdoor AC) tidak ada di KDMP,” ujar Yusuf.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi pencurian terhadap aset koperasi yang belum digunakan.
Sementara itu, identitas pelaku pencurian di Loram Wetan dan Dersalam belum diketahui. Penanganan kasus masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari kepolisian.(æ/red)





