BEKASI, BeritaTKP.com – Sebuah video CCTV yang memperlihatkan seorang pedagang mi ayam diduga mengambil kucing milik warga di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, viral di media sosial. Aksi tersebut menuai sorotan warganet setelah kucing itu terlihat dimasukkan ke dalam laci gerobak dagangan sebelum pedagang meninggalkan lokasi.
Peristiwa itu dinarasikan terjadi pada Selasa malam (13/10/2026) di kawasan Kranggan Permai, Jalan Anggrek Raya, Jatisampurna, Kota Bekasi.
Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut awalnya terlihat beraktivitas seperti biasa saat berjualan mi ayam. Namun, tak lama kemudian, ia terlihat mengambil seekor kucing, menggendongnya, lalu memasukkannya ke dalam laci gerobak.
Setelah itu, pedagang tersebut pergi meninggalkan lokasi bersama gerobak dagangannya.
Video CCTV Picu Kekhawatiran Warganet
Berdasarkan narasi yang beredar, kucing tersebut merupakan milik warga yang sedang berkeliaran di depan rumahnya.
Video itu memicu beragam reaksi dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial meminta agar kejadian tersebut ditindaklanjuti, sementara lainnya mengkhawatirkan keselamatan kucing yang dibawa pergi.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai keberadaan kucing tersebut maupun alasan pria itu mengambilnya.
Polisi Selidiki Meski Belum Ada Laporan
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya, mengatakan pihaknya belum menerima laporan dari pemilik kucing. Kendati demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif di balik kejadian tersebut.
Menurut Verdika, penanganan kasus ini dilakukan oleh Polsek Jatisampurna.
Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap rangkaian kejadian serta memastikan keberadaan kucing yang dibawa dari lokasi tersebut.
Keberadaan Kucing Masih Belum Diketahui
Sampai berita ini disusun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi maupun keberadaan kucing tersebut. Polisi juga masih mendalami kejadian yang terekam CCTV.
Masyarakat diimbau tidak terburu-buru menyimpulkan motif atau menyebarkan tuduhan yang belum terverifikasi. Informasi lanjutan diharapkan dapat menjelaskan kejadian tersebut berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian.(æ/red)





