Pematangsiantar, BeritaTKP.Com  – Beredar sebuah video yang menunjukkan petugas Satpol PP Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), diduga diserang orang tak dikenal viral di media sosial (medsos). Satpol PP disebut diserang saat melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL).

Layar tangkap Screenshot video viral pria berhelm serang Satpol PP Pematangsiantar.

Dilihat dari info yang dihimpun, Senin (19/7/2021), dalam video viral itu terlihat sebuah mobil milik Satpol PP Pematangsiantar. Terdengar ada makian yang dikeluarkan kepada petugas yang sedang melakukan razia.

Selain itu, tampak seorang pria tiba-tiba turun dari sepeda motornya dan mendatangi mobil Satpol PP. Pria yang menggunakan helm itu terlihat menyerang petugas yang ada di dalam mobil.

Pria itu juga terlihat merusak kaca spion mobil. Warga yang berada di tempat kejadian terlihat melerai keributan itu. Mobil dinas Satpol PP yang sempat dirusak itu kemudian tancap gas meninggalkan lokasi.

Gerobak pikul milik pedagang cilok yang diamankan kemudian terjatuh saat mobil petugas tancap gas. Peristiwa itu disebut terjadi di Lapangan Merdeka, Pematangsiantar, Minggu (18/7).

Kabid Trantib Satpol PP Pematangsiantar, Mangaraja Nababan, membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan peristiwa itu berawal saat petugas Satpol PP mendapatkan perlawanan oleh pedagang ketika melakukan razia PKL di Lapangan Merdeka Kota Pematangsiantar.

“Mereka keberatan saat diimbau petugas praja wanita yg bertugas di lokasi agar tidak berjualan di Lapangan Merdeka. Sehingga terjadi pemakian kepada petugas,” terang Mangaraja.

“Tidak boleh berjualan di situ karena memang diatur di Perda kita nomor 16 Tahun 1989 tentang nama dan fungsi Lapangan Merdeka,” imbuhnya.

Saat terjadi keributan di lokasi, kata Raja, ada seorang pria yang bukan pedagang tiba-tiba mendatangi petugas. Pria itu langsung melakukan penyerangan kepada petugas yang melakukan razia.

“Mau jalan mobilnya, terjatuh ciloknya. Karena ada orang, yang nggak tahu kita maksudnya, melakukan perusakan terhadap spion itu. Bukan pedagang yang ini, orang luar,” paparnya.

Mangaraja mengatakan dirinya sedang berkoordinasi dengan atasannya terkait perusakan mobil. Dia menyebut para PKL yang sempat terjaring razia mendapat pembinaan.

“Sudah kita panggil ke Mako, sudah kita bina semua tadi,” terangnya.  (Red)