BANDAR LAMPUNG, BeritaTKP — Aksi penyerangan terhadap seorang pria di kawasan Jalan Soekarno Hatta atau Bypass, Bandar Lampung, menggegerkan warga. Peristiwa yang berlangsung di tengah jalan raya tersebut bahkan terekam dalam video dan beredar di media sosial.
Korban berinisial MA (39) diduga menjadi sasaran pengeroyokan sekelompok orang di wilayah Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah orang mengerubungi korban. Aksi tersebut berlangsung di tepi jalan yang masih ramai dilalui kendaraan.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Akibat kejadian tersebut, MA mengalami luka dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi memastikan tengah menangani kasus tersebut dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat.
Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Iya benar ada kejadian itu, sedang kita tindak lanjuti,” ujar Ono saat dikonfirmasi, Minggu (13/9/2026).
Polisi Buru Para Pelaku
Menurut keterangan awal kepolisian, kelompok yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut disebut berkaitan dengan kelompok anak punk dan terdapat dugaan keterlibatan pihak lain.
Namun, identitas para pelaku serta motif penyerangan masih dalam proses pendalaman.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Mohon waktunya,” kata Ono.
Polisi juga masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui secara utuh latar belakang hingga pemicu terjadinya pengeroyokan.
Terjadi di Jalan yang Ramai
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi secara terbuka di kawasan Bypass Bandar Lampung yang ramai dilalui kendaraan.
Video kejadian yang tersebar di media sosial turut mempercepat perhatian publik terhadap kasus tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun melakukan tindakan di luar hukum. Penanganan kasus kini diserahkan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap fakta dan meminta pertanggungjawaban pihak yang terbukti terlibat.
Hingga kini, polisi masih memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.(æ/red)