Jakarta, BeritaTKP.com – Kasus dugaan penganiayaan terhadap karyawan Astro Hub Ampera di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih bergulir dan menunggu keputusan para korban terkait langkah hukum yang akan ditempuh. Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa penegakan hukum tetap berjalan dan keselamatan korban menjadi prioritas utama.

AVP of People & Legal Astro, David Lusikooy, mengungkapkan bahwa usai melakukan penganiayaan, para pelaku sempat memberikan nomor telepon dan sejumlah uang kepada salah satu korban.

“Setelah kejadian, memang pelaku memberikan nomor telepon dan sejumlah uang pada salah satu mitra, lalu meninggalkan lokasi sambil menyatakan agar mitra tidak macam-macam,” ujar David di Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

Selain kekerasan fisik terhadap karyawan, insiden tersebut juga mengakibatkan dua sepeda motor milik karyawan rusak parah, serta sebuah pohon di depan hub ikut rusak. Sejumlah karyawan mengalami luka fisik dan trauma psikologis akibat kejadian itu.

Keselamatan Korban Jadi Prioritas

David menegaskan, sejak insiden terjadi, perusahaan memprioritaskan keselamatan, pemulihan fisik, dan kondisi psikis para karyawan yang menjadi korban. Pendampingan dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.

“Pendampingan hukum kami berikan sejak awal, termasuk visum dan pengumpulan bukti internal terkait insiden ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, keamanan lingkungan kerja merupakan prinsip utama perusahaan.

“Keamanan lingkungan kerja adalah poin utama. Kami ingin setiap individu bisa bekerja di lingkungan yang aman, saling menghormati, dan saling melindungi,” sambung David.

Kooperatif dengan Kepolisian

Manajemen Astro juga memastikan telah berkoordinasi secara intens dan kooperatif dengan pihak kepolisian. Perusahaan menghormati sepenuhnya keputusan korban, baik jika memilih menempuh jalur hukum maupun jalur mediasi.

“Kami tidak memiliki kewenangan menentukan opsi yang dipilih korban. Namun opsi apa pun yang diambil, kami akan hadir seratus persen memberikan dukungan,” tegas David.

Sebagai langkah pencegahan, Astro melakukan penguatan sistem keamanan di Hub Ampera, termasuk penambahan personel keamanan di lokasi kejadian.

“Kami menambah personel keamanan untuk mencegah kejadian serupa atau susulan. Koordinasi dengan pihak berwenang juga terus kami lakukan, dan kami pro seratus persen terhadap proses hukum yang berlaku,” tandasnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus penyerangan dan penganiayaan tersebut bukan delik aduan, sehingga penegakan hukum tetap dapat berjalan meski terdapat upaya mediasi di antara pihak-pihak terkait.(æ/red)