Lumajang, BeritaTKP.com – Sebuah truk muatan kayu sengon terjebak banjir lahar Gunung Semeru di Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada Selasa (3/1/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.
Akibat terjebak aliran banjir lahar, seluruh roda kendaraan truk jadi terkubur pasir dan tidak dapat bergerak. Hal ini, membuat pemilik truk yakni Muhammad (51) warga Desa Sumber Wuluh kecamatan Candipuro berusaha memindahkan muatan sengon ke truk lain.

Tak hanya itu, truk yang terjebak di tengah sungai juga berusaha dievakuasi dengan menariknya dengan kendaraan lain. Namun upaya itu gagal. “Truk bermuatan sengon kemudian saat berada di tengah aliran lahar kendaraan ambles dan banjir datang. Muatannya dipindahkan ke kendaraan lain dan ditarik namun gagal,” ujar salah satu warga Suharmanto, Selasa (3/1/2023).
Kejadian tersebut berawal saat truk melintasi aliran lahar untuk mengangkut sengon di seberang sungai. Setelah muatan penuh, truk kemudian kembali melintasi aliran sungai Regoyo ini. Namun, saat berada di tengah aliran sungai roda belakang truk ambles.
Nahasnya, di saat yang bersamaah, banjir lahar hujan Gunung Semeru datang dan menerjang truk tersebut. beruntung, sopir truk cepat menyelamatkan diri.
Petugas BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau kepada warga yang berada di sekitar daerah aliran sungai yang berhulu dari Gunung Semeru untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab saat terjadi hujan Gunung Semeru berpotensi mengeluarkan banjir lahar.
“BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau kepada masyarakat di sekitar aliran sungai Gunung Semeru tingkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan karena dikhawatirkan terjadi banjir lahar,” ujar Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.
Hingga kini status Gunung Semeru masih dalam level tiga atau siaga. Sedangka kendaraan truk rencananya akan dievakuasi dengan menggunakan alat berat. (Din/RED)





