Sumbar, BeritaTKP.com – Salah Ketua Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera atau yang dikenal Mekaar di Limapuluh Kota, Sumatera Barat, berinisial FRA ditemukan dengan kondisi tinggal kerangka. FRA diduga dibunuh oleh nasabahnya.

“Iya benar. Ada penemuan jenazah wanita yang tinggal kerangkanya saja,” kata Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo Condrat Yusuf, pada Jumat (5/7/2024).

“Pas di hari itu suaminya tidak tahu kemana istrinya, karena dia tidur. Jadi karena sampai besoknya korban tidak ada kabar, suaminya melaporkan ke Polsek bahwa istrinya hilang,” tambahnya.

Terbongkarnya kasus ini setelah pelaku meminta sekuriti gudang yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk menghapus rekaman CCTV. Namun, Sekuriti itu melaporkan ke suami korban bahwa sepeda motor yang dikendarai pelaku merupakan milik korban.

“Untuk terungkap kasus ini, berawal dari tersangka yang berupaya menghilangkan rekaman CCTV. Dia saat itu meminta sekuriti gudang telur di sekitar kejadian untuk menghapus rekaman. Karena saat itu pelaku memakai motor korban yang terekam CCTV. Karena sekuriti mengenal motor korban, dan melaporkan ke suami. Di sana awal mula terungkap kasus ini,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, pihak kepolisian berhasil menangkap pasangan suami istri berinisial RN dan YE yang diduga menjadi dalang dibalik kasus pembunuhan FRA.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi rumah tersangka. Saat itu hanya ada YE di sana. YE adalah istri pelaku. Saat kita amankan, baru kita ketahui korban sudah meninggal dunia usai dibunuh pelaku dan jenazah dibakarnya ditempat pembuangan sampah. Lokasi masih sekitar rumah pelaku,” tuturnya.

“Pelaku utama berinisial RN kemarin juga sudah berhasil kita amankan. RN ini adalah suami YE. Saat ini keterangan kedua pelaku masih terus kita dalami di Polres,” pungkasnya. (æ/RED)