MAMUJU, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial APP alias Rinso (25) ditangkap polisi setelah terbukti melakukan penipuan terhadap sejumlah wanita dengan mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Darat. Pelaku bahkan sempat berusaha kabur dengan melompat pagar rumah saat hendak diamankan aparat kepolisian.
Pelaku ditangkap oleh Tim Resmob Polresta Mamuju di rumah mertuanya pada Senin (26/1/2026) dini hari. Aksi penangkapan dilakukan setelah salah satu korban terakhir, seorang wanita berinisial MH (20), melapor ke pihak kepolisian.
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan pelaku menggunakan identitas palsu sebagai anggota TNI yang berdinas di Korem 142/Tatag untuk memperdaya para korbannya.
“Pelaku mengaku sebagai anggota TNI untuk membangun kepercayaan korban. Setelah dilakukan penyelidikan dan koordinasi, dipastikan yang bersangkutan bukan anggota TNI,” ujar Herman Basir.
Modus Janji Kerja Sama Usaha
Dalam menjalankan aksinya, pelaku menjanjikan kerja sama membuka usaha kepada korban. Karena percaya dengan status palsu tersebut, korban akhirnya menyerahkan sejumlah uang.
Korban terakhir mengaku mengalami kerugian sekitar Rp7 juta. Polisi menduga jumlah korban lebih dari satu orang dan masih membuka peluang adanya korban lain yang belum melapor.
Saat proses penangkapan, pelaku sempat mencoba melarikan diri dengan melompati pagar rumah. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas.
“Pelaku sempat mencoba kabur, tetapi berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti,” tambah Herman.
Barang Bukti Diamankan
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sepasang seragam dinas TNI serta satu unit telepon genggam yang digunakan untuk melancarkan aksi penipuan.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polresta Mamuju untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan aparat negara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan segera melapor jika merasa menjadi korban penipuan,” pungkasnya.(æ/red)





