Surabaya, BeritaTKP.com – Menanggapi aksi demo yang dilakukan massa oleh ratusan driver ojek online (ojol) di depan kantor Dishub Jatim, Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono berkomunikasi dengan perwakilan driver ojek online, mengatakan bahwa Pemprov Jatim siap membantu regulasi jika penerapan kebijakan aplikator masuk wilayah Jawa Timur. “Kita sudah bicarakan untuk siapkan pergub. Bagaimanapun kepentingan rakyat harus diutamakan,” tegas Adhy Karyono.

Dia juga menjelaskan, kebijakan melalui pergub akan bekerjaran dengan perkembangan yang ada. Oleh karenannya, secepatnya regulasi diberikan. “Jangan sampai regulasi yang dibuat terlambat. Karena kalah cepat dengan perubahan,” tandas dia.

Sebelumnya ribuan driver ojek online (ojol) tergabung Frontal Jatim mengelar aksi demo. Aksi massa ini, diikuti gojek motor maupun gojek mobil. Mereka bergerombol di Jalan A Yani menuju Kantor Dishub Jatim. Kini ribuan massa bergerak ke Gedung Negara Grahadi dan DPRD Jatim.

Humas Frontal Jatim, David Walalangi menyampaikan, aksi ini diikuti ribuan driver ojek online di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya. Mereka memprotes kebijakan aplikator yang seenaknya merubah tarif. “Kami mendorong cepat ada perubahan tarif, jangan sampai penumpang dirugikan, dan driver juga ikut rugi,” tegas David.

David menambahi bahwa Frontal mendorong segera adanya perbaikan. Sebelum pemerintah melakukan kenaikan Bahan Bakar Minyak (bbm). “Kabarnya pemerintah juga segera melakukan perubahan harga BBM,” terang dia.

Untuk mengantisipasi adanya kemacetan di lokasi atau didekat lokasi, sejumlah petugas polisi ikut mengawak jalan aksi demo ini. (Din/RED)