Bangil, BeritaTKP.Com – Dihebohkan sudah satu bulan berlalu. Nasib yang menimpa Melati (samaran) masih menjadi misteri. Bocah SD itu dicekoki minuman keras, disetubuhi, lalu ditinggal pergi oleh lelaki hidung belang di Tretes. Pelaku masih DPO.

Hingga Kamis (8/7), teka-teki tentang dugaan perdagangan manusia (trafficking) ini belum terselesaikan. Masih gelap gulita. Polisi sulit mengungkap kasus tersebut karena minimnya keterangan.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan Aiptu Nidhom mengatakan, berapa saksi telah diperiksa dalam kasus saat ini. Di antaranya, Melati yang masih 9 tahun dan tetangganya, LN, yang baru 17 tahun.
Bermula, Melati disebut-sebut telah ”dijual” oleh LN kepada lelaki hidung belang asal Surabaya. Karena itu, muncul dugaan telah terjadi trafficking. Namun, belakangan dua gadis itu malah dianggap sebagai korban persetubuhan. Pelakunya adalah om-om hidung belang dari metropolis tersebut. Korbannya sama-sama masih di bawah umur.
”Kami masih memburu om-om itu untuk dimintai keterangan,” kata Nidhom saat mendampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto kemarin (8/7).
Menurut Nidhom, kesimpulan kasus bahwa dua perempuan bau kencur itu menjadi korban didasari hasil pemeriksaan. Keterangan dari kedua saksi korban tersebut. ”Makanya, kami sedang mengejar mereka untuk dimintai keterangan,” imbuhnya.
Nasib yang menimpa Melati terjadi pada Selasa (8/6). Saat itu, bocah yang masih duduk di kelas IV SD tersebut diajak LN jalan-jalan ke Taman Dayu, Pandaan. LN yang kelas XI SMA itu berangkat bareng dengan Melati. Selain mereka, ada ED, 20 dan pacarnya, HR, 16. Semua masih satu kampung di Sukorejo.
Keempatnya bocah langsung naik kendaraan umum ke Taman Dayu, Pandaan. Di sana, sudah ada lelaki yang menunggu. Hidung belang asal Surabaya. Setelah itu, keempatnya diajak om-om ke Tretes. Tak lama kemudian disewakan vila.
Pasangan ED dan HR memilih masuk satu kamar. Sementara korban dicekoki minuman berakohol. Baik oleh LN maupun lelaki asal Surabaya itu. Bocah SD itu pun k.o . Mabuk. Dalam kondisi setengah sadar, dia diseret ke kamar. Perbuatan setan itu pun terjadi. Melati dinodai. Namun, LN pun mengaku dirinya tak luput dari nafsu om-om tersebut. Disetubuhi juga.
Setelah puas menuruti nafsunya, om-om itu kemudian pergi dari vila. Mereka ditinggalkan. Penjaga vila yang kemudian mengantar Melati pulang ke Sukorejo. Saat itulah, muncul kabar Melati jadi korban trafficking. Dia dijual kepada om-om. (Red)





