PASURUAN, BeritaTKP.com – Kasus perampokan disertai pembunuhan keji yang merenggut nyawa seorang wanita lanjut usia bernama Nurami (80), warga Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, hingga kini masih menyisakan teka-teki. Telah sepekan berlalu sejak kejadian, namun aparat kepolisian belum juga berhasil meringkus pelaku di balik aksi kriminal tersebut.

Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, menyatakan bahwa pihaknya bersama Satreskrim Polres Pasuruan terus bekerja keras melakukan penyelidikan mendalam guna memburu pelaku. Sejauh ini, polisi telah memeriksa sebanyak tujuh orang saksi yang terdiri dari pihak keluarga hingga tetangga sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Sudah periksa saksi sebanyak tujuh orang dari keluarga dan tetangga yang saat itu mengetahui kejadian,” kata Nanang, Rabu (22/7/2026).

Kendati demikian, keterangan dari para saksi masih terbatas. Sejauh ini, petunjuk yang dikantongi polisi baru sebatas informasi sekilas dari saksi mengenai seorang pria bertubuh besar yang mengendarai sepeda motor matik, yang diduga kuat sebagai pelaku.

“Saksi mengetahui sekilas dan tidak mengenal pria yang diduga sebagai pelaku,” tambahnya.

Kronologi dan Tamu Misterius Bermotor PCX Peristiwa tragis ini bermula pada Rabu (15/7/2026) lalu, ketika korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya dengan luka parah di bagian kepala, wajah, dan mulut. Perhiasan berharga berupa kalung dan gelang emas yang biasa dikenakan korban dilaporkan raib digondol pelaku.

Kepala Desa Winongan Kidul, Osin (67), mengungkapkan bahwa sebelum ditemukan meregang nyawa, korban sempat menerima kedatangan seorang tamu misterius yang tidak dikenal oleh warga sekitar. Tamu tersebut bahkan sempat dibuatkan kopi oleh korban.

Berdasarkan informasi warga, pria misterius itu mengenakan jaket kulit hitam, helm hitam, dan bermasker, serta mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna putih. Saksi sempat melihat terduga pelaku keluar-masuk rumah korban sebanyak dua kali sebelum akhirnya kabur.

Tak lama setelah tamu tersebut pergi, cucu korban, Siti Khoiriyah (32), mendatangi rumah dan mendapati sang nenek sudah tergeletak tak bernyawa di lantai kamar dengan kondisi mengenaskan, yang langsung memicu histeris dan mengundang kedatangan warga.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menegaskan bahwa insiden ini murni merupakan tindak pidana pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan (curas). Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengembangkan penyelidikan hingga pelaku berhasil ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.(æ/red)