Sumenep, BeritaTKP.com – Nasib apes dialami oleh seorang pria bernama Ali Sabit ,30, warga asal Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Pria tersebut telah babak belur dihajar massa usai gagal mencuri di Dusun Baktelo, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.

Dalam menjalankan aksi, ia ditemani oleh seorang temannya yang berinisial MSK, warga Pakong Pamekasan. Namun MSK berhasil kabur saat aksinya diketahui massa.

Penangkapan itu berawal saat tersangka Ali Sabit bersama MSK, bertemu dengan Mufid di simpang empat Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan. Tersangka berpura-pura akan membeli sepeda motor Honda Vario milik Mufid.

Saat tersangka melakukan pegecekan kondisi sepeda motor, tersangka malah membawa kabur sepeda motor korban. Korban pun berteriak dan melakukan pengejaran. Korban juga menghubungi teman-temannya untuk meminta bantuan menghadang korban.

Pengejaran dan penghadangan tersangka pun dilakukan warga. Ali Sabit, salah satu tersangka berhasil dihentikan di Desa Lebeng Barat, sekitar 3 km dari lokasi curanmor bermodus transaksi jual beli sepeda motor. Tersangka pun juga mengalami babak belur karena menjadi sasaran amuk warga. Sedangkan tersangka MSK berhasil kabur dari kejaran massa menggunakan sepeda motornya sendiri.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti telah membenarkan kejadian tersebut. Unit Reskrim bersama Tim Resmob langsung mendatangi Puskesmas Pasongsongan, tempat tersangka mendapatkan perawatan setelah babak belur dihajar massa

“Tersangka Ali Sabit ini ditangkap masyarakat di Desa Lebeng Barat saat akan membawa kabur sepeda motor dengan modus pura-pura jual beli,” jelasnya, Minggu (16/01/2022).

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus curanmor tersebut. Dalam catatan kepolisian, tersangka Ali Sabit sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Kota sejak bulan November 2021 untuk kasus yang sama.

“Untuk kejadian yang di Pasongsongan ini, korban belum melaporkan ke aparat kepolisian,” ucap Widiarti. (k/red)