Magetan, BeritaTKP.com – Sekitar 20 lebih warga Desa Sukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, muntah-muntah, pusing, demam, dan juga diare. Diduga mereka mengalami keracunan.

Sebelum mendapatkan gelaja demikian, mereka sempat menyantap hidangan nasi berkat di acara Hajatan Selamatan Selapan Bayi di rumah salah satu warga pada Rabu (28/2/2024) malam.

Kapolsek Lembeyan Magetan, AKP Sunarto, mengatakan pihaknya masih kesulitan mencari sampel makanan untuk mengetahui penyebab keracunan tersebut, sebab makanan telah habis.

Sunarto menerangkan, 5 orang dirawat d Puskesmass Lembeyan. Satu orang berobat jalan, dan sisanya dalam pentauan oleh bidan desa setempat.

“Dugaan sementara keracunan akibat makanan yang diolah kurang layak konsumsi. Pengolahan kurang bersih, atau bumbu makanan sudah kedaluwarsa,” terangnya.

Sunarto menjelaskan, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Lembeyan dan Kades Dukuh untuk menyelidiki keracunan massal tersebut.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk mengecek dan menjaga kebersihan bahan makanan yang disajikan agar terhindar dari racun. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih bumbu maupun bahan makanan,” jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam meninggal dalam peristiwa keracunan ini. “Tidak ada korban jiwa yang meninggal dalam peristiwa keracunan. (Din/Red)