JAKARTA, BeritaTKP.com – Irjen Ferdy Sambo selaku Kadiv Propam Polri memastikan bahwa akan menindaklanjuti arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait hukuman secara tegas bagi anggota Polri yang mencoreng nama baik Polri. Arahan itu datang langsung dari Kapolri saat Rilis Akhir Tahun 2021 pada, Jumat (31/12) lalu.

“Pada pelaksanaan rilis Bapak Kapolri kemarin disampaikan oleh beliau bahwa beliau tidak akan segan-segan untuk melakukan penegakan hukum yang tegas dan keras apabila anggota melakukan tindakan yang mencoreng nama baik institusi,” ujar Sambo dalam video dari akun @DivisiHumas_Polri, Rabu (5/1/2022).

Sambo menerangkan bahwa, dirinya telah melaksanakan perintah dari Sigit tersebut dengan melakukan penyelidikan dan penegakan aturan secara objektif. Dirinya menyebut tidak akan segan untuk melakukan pemecatan.

“Saya implementasikan itu dengan melaksanakan proses penyelidikan dan penegakan aturan secara objektif khusus pelanggaran-pelanggaran masalah narkoba, asusila terhadap perempuan dan anak atau pun perbuatan-perbuatan pidana yang bisa mencoreng nama baik institusi. Untuk itu saya perintahkan lakukan semua ini secara objektif sehingga kita bisa melakukan penegakan secara tegas dan keras sampai dengan pemecatan,” kata Sambo.

Lebih lanjut, Sambo mengatakan masih banyak anggota Polri yang berperilaku baik dan meraih prestasi. Sekali lagi, dia mengingatkan, bagi anggota Polri yang kedapatan mencoreng nama baik institusi akan ditindak tegas dan keras.

“Masih banyak anggota yang berperilaku baik, masih banyak anggota yang berprestasi. Tapi dengan satu dua orang yang kemudian menyebabkan tercorengnya nama baik institusi kita sebagai garda terdepan yang menjaga citra Polri kita lakukan penegakan secara tegas dan keras,” ungkap Sambo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meminta maaf terkait perilaku menyimpang yang dilakukan oleh salah satu anggotanya sehingga viral sejumlah tagar di media sosial. Kapolri pastikan pihaknya menerima kritik dan akan menindak tegas setiap penyimpangan yang dilakukan anggotanya.

“Namun faktanya akhir-akhir ini kita juga dihadapkan dengan banyaknya viral yang muncul akibat penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan anggota,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pemaparan Rilis Akhir Tahun Polri 2021, Jumat (31/12/2021).

“Tentunya kami sekali lagi mohon maaf atas kinerja atau perilaku dari anggota-anggota kami, yang mungkin belum sesuai harapan masyarakat. Kami tentu akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dengan mendengarkan kritik memperbaiki dan tindak tegas penyimpangan-penyimpangan yang terjadi,” tambahnya.

Sigit mengatakan pihaknya berkomitmen melakukan perbaikan dengan keluar dari zona nyaman. Hal itu dilakukan untuk memenuhi harapan masyarakat terhadap kinerja Polri yang lebih baik menjadi polisi yang dapat dipercaya oleh masyarakat.

“Mendengarkan masukan rekan-rekan tim survei dan juga rekan lain sehingga semakin hari kami tentunya berkomitmen untuk membawa institusi ini menjadi institusi modern, terbuka, mau keluar zona nyaman, institusi yang harus terus memperbaiki setiap saat,” ujar Sigit.

“Sehingga betul-betul bisa memenuhi harapan masyarakat menjadi polisi yang dipercaya, polisi profesional dan dicintai masyarakat, itu adalah harapan kita semua,” imbuhnya. (RED)