MADIUN, BeritaTKP.com – Satlantas Polres Madiun terus menyelidiki kecelakaan Toyota Hiace yang membawa rombongan suporter PSS Sleman di ruas Tol Madiun KM 616. Kecelakaan yang melibatkan truk tronton tersebut menewaskan empat orang dan menyebabkan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Dalam penyelidikan lanjutan, polisi mulai meminta keterangan pengemudi Toyota Hiace bernomor polisi AB 7831 E, Imanuel Kristoper Bayu (23), warga Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Pemeriksaan dilakukan setelah kondisi pengemudi dinyatakan membaik.

Kasat Lantas Polres Madiun AKP Dristica Brian Arya Leviantona mengatakan, pemeriksaan terhadap pengemudi telah dimulai di Satlantas Polres Madiun pada Senin (19/10/2026).

“Untuk pengemudi mulai kita mintai keterangan karena sudah membaik,” ujar Brian saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).

Polisi Dalami Dugaan Pengaruh Alkohol

Salah satu hal yang turut didalami penyidik adalah dugaan pengemudi berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat kecelakaan terjadi.

Namun, polisi belum dapat memastikan kebenaran dugaan tersebut. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan pengumpulan barang bukti masih berlangsung untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

“Kita masih periksa para saksi terkait itu (alkohol), belum bisa kami menyimpulkan,” kata Brian.

Pengemudi saat ini masih berstatus sebagai saksi. Karena itu, dugaan keterlibatan alkohol belum dapat dinyatakan sebagai penyebab kecelakaan sebelum penyelidikan menghasilkan kesimpulan.

Empat Suporter Meninggal Dunia

Kecelakaan di Tol Madiun KM 616 tersebut melibatkan Toyota Hiace yang ditumpangi belasan suporter PSS Sleman dengan truk tronton bernomor polisi H 1872 AG.

Insiden itu mengakibatkan empat suporter meninggal dunia. Sementara itu, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis.

Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan melalui pemeriksaan pengemudi dan saksi-saksi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Dua Korban Luka Masih Dirawat

AKP Dristica Brian Arya Leviantona menjelaskan, hingga Senin (19/10/2026), dua korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Caruban, Madiun.

Sementara itu, empat korban yang mengalami luka ringan telah diperbolehkan pulang dan dibawa kembali ke Sleman.

“Masih ada dua dirawat yang kemarin luka berat dan yang empat luka ringan sudah dipulangkan ke Sleman,” jelas Brian.

Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa empat suporter PSS Sleman tersebut.(æ/red)