Lombok Timur, BeritaTKP.com — Tim gabungan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Polres Lombok Timur menggelar operasi besar-besaran dalam upaya memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Masbagik, Rabu (22/10/2025).
Dalam operasi penegakan hukum ini, aparat kepolisian menurunkan kekuatan penuh untuk memastikan proses penangkapan berjalan aman dan terkendali. Personel Brimob, Dalmas bersenjata dan bertameng, serta unit K9 (anjing pelacak) diterjunkan untuk menyisir lokasi dan mengamankan para terduga pelaku.
Suasana penggerebekan berlangsung menegangkan. Warga sekitar berkerumun di pinggir jalan menyaksikan langsung jalannya operasi hingga para terduga pelaku digelandang ke dalam mobil Dalmas untuk dibawa ke Mapolres Lombok Timur.
“Benar, hari ini kepolisian melakukan penggerebekan di wilayah Kecamatan Masbagik,”
ujar Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, saat dikonfirmasi media.
Menurut AKP Nikolas, penggerebekan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut. Aktivitas itu diduga kuat berkaitan dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan Satresnarkoba Polres Lombok Timur yang dibackup Ditresnarkoba Polda NTB segera melakukan penyelidikan lapangan sebelum akhirnya melancarkan penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba.
“Operasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat mengenai aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba di wilayah Masbagik,”
jelas AKP Nikolas.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah terduga pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Lombok Timur. Para pelaku langsung dibawa ke Mapolres Lombok Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba).
Selain itu, aparat juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba, meskipun pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan jumlah dan jenis barang bukti yang ditemukan.
“Kita masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan maupun sumber pasokan barang haram tersebut,”
terang AKP Nikolas.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus melakukan operasi penegakan hukum secara berkelanjutan terhadap segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di daerah rawan.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkoba di Lombok Timur maupun wilayah NTB lainnya,”
tegas AKP Nikolas Osman.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Menurutnya, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci penting dalam memberantas jaringan narkoba yang telah merusak banyak generasi muda.
Selain langkah penegakan hukum, kepolisian juga berencana memperkuat upaya preventif dengan melakukan sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba di sekolah-sekolah, desa, dan komunitas masyarakat.
“Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkotika dan menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkoba,”pungkas AKP Nikolas.(æ/red)





