Nganjuk, BeritaTKP – Mengingat masa tempo dulu bahwa tempat ini memiliki kisah unik yang telah dilalui dalam sejarah dari tahun ketahun, dimana sempat membawa corak pada sirkulasi perjalanan zaman dimasa rezim Orde Baru hingga kini .

PLPK di Desa Balonggebang, Kec. Gondang, Kab. Nganjuk yang pernah terkenal mencuat dan mengudara kepermukaan publik yakni merupakan Pusat Latihan Pertanian dan Kelautan/Pedesaan, disaat itu lebih populer dikenal dengan nama PLPK Balonggebang yang juga dilengkapi sebuah studio radio amatir dibawah naungan dari Wonocolo, Surabaya karena merujuk informasi dengan keberadaan RKIP ( Radio Khusus Informasi Pertanian ) yang beroperasi sekitar tahun 1969-2009 lalu, bertempat di Desa Balonggenang karena kawasan ini dikenal perannya dalam penyebaran informasi pertanian .

Di Era Orde Baru point penting sejarah radio, bahwa RRI merupakan radio pemerintah dan radio khusus seperti RKIP seringkali difungsikan sebagai corong pemerintah untuk menyampaikan kebijakan, informasi dan penyuluhan kepada masyarakat pedesaan, sedangkan RKIP Wonocolo berfungsi memberikan informasi pertanian, tehnik bercocok tanam serta penyuluhan kepada masyarakat setempat, yang pada saat itu di Nganjuk terdapat Radio Suara Anjuk Ladang ( RSAL FM ) yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten .

Disisi lain bahwa PLPK Balonggebang ini asetnya adalah milik Pemerintah Provinsi JawaTimur dan dari sebab itulah bahwa lokasi tersebut seusai tahun 2009 sempat mangkrak tak terkelola beberapa tahun kemudian tiada yang memanfaatkan karena bukan kewenangan Pemerintah Kabupaten, juga sempat pula menjadi desas desus di kalangan para awak media cetak bahwa barang milik negara atau aset negara yang terlantarkan, akan tetapi kadangkala masih ada yang menggunakan secara internal .

Informasi dilapangan diperoleh pada Rabu, 14 Januari 2026 pukul 11’45 Wib dari seorang tokoh masyarakat yang tak mau disebut namanya berinitial LB ( Red ) berkata apabila PLPK dan BLPP di Balonggebang pada tahun 2023 kemarin asetnya sudah di ambil alih dari Provinsi ke Daerah, mungkin kalau hanya proyeknya saja kira kira ditangani oleh Balai Besar.

Oleh sebab itu maka sekarang akan didirikan ” Sekolah Rakyat Gratis ” yang lokasinya tepat pada areal bekas PLPK dulu, dimana saat ini sudah mulai dikerjakan pembangunannya, yang notabene diperkirakan pada tahun 2027 atau tahun depan nanti sudah bisa diadakan pendaftaran mulainya calon penerimaan siswa baru, ”  kata Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beberapa hari kemarin dalam Vedionya di Medsos ” .

Hasil pantauan Berita TKP ( Rabu, 28/1/2026, 10’23 ) pembangunan dilokasi tersebut lancar tanpa hambatan dan harapan masyarakat segera selesai dan terwujudkan program tersebut ” ujarnya ” .   (tut)