Data pemesanan tiket pesawat Lurah bersama PNS dan OS Kelurahan Kapas Madya Baru, Surabaya, tujuan Denpasar, Bali, Sabtu, 14 Januari 2023.

Surabaya, BeritaTKP.com – Kendati dugaan pengancaman yang dilakukan Maskuri, Ketua RW 07 Kelurahan Kapas Madya Baru, terhadap Agus Susanto, warga setempat, telah dilakukan upaya damai oleh Pemkot (Pemerintah Kota) Surabaya melalui Bapemkesra (Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat), bukan berarti upaya tersebut menuntaskan keluhan warga.

Agus mengaku sudah bisa memaafkan tindakan Marzuki yang terbawa suasana yang sempat membuat kedua belah pihak memanas. Hal itu diakibatkan keluhan Agus yang kecewa dengan sikap Djoko Tri Mulyono, Lurah Kapas Madya Baru, yang semula Agus hendak mempertanyakan soal pengurusan Sertifikat Halal anggota UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) nya kala itu.

Kepada Media Berita TKP, Agus menceritakan, bahwa saat diundang oleh Kabag Pemkesra Kota Surabaya, Arief Budiarto, Agus hanya didamaikan dengan Maskuri. Namun di luar itu, sebagaimana yang dikeluhkan dan dipertanyakan Agus soal tutupnya pelayanan Kelurahan Kapas Madya Baru pada Sabtu, 21 Oktober 2023 lalu. Di mana saat itu tak satu orang pun ditemui di kantor Kelurahan.

Djoko Tri Mulyono, Lurah Kapas Madya Baru dan anak buah saat liburan di Bali, Sabtu. 14 Januari 2023.

“Ya sebenarnya waktu itu adalah kedua kalinya saya mendapati kantor Kelurahan Kapas Madya Baru tutup. Sebelumnya juga pernah, yaitu sekitar bulan Januari 2023 kantor Kelurahan tutup. Di Januari itu kabarnya semua orang Kelurahan berlibur ke Bali. Nah yang kedua kemarin ini, 21 Oktober 2023, itu kabarnya orang Kelurahan berlibur ke Banyuwangi,” kata Agus, Jumat, (03/11/2023).

Djoko Tri Mulyono, Lurah Kapas Madya Baru dan anak buah saat liburan di Banyuwangi, Sabtu. 21 Oktober 2023.

Dari informasi yang dihimpun Media Berita TKP, pada tanggal 14 Januari 2023, Lurah Kapas Madya Baru, Djoko Tri Mulyono bersama PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan PHL (Pekerja Harian Lepas) atau OS (Outsorcing) Kelurahan yang jumlahnya sekitar 19 orang, menumpang pesawat Super Air Jet dengan keberangkatan pukul 06.00 WIB dari Bandara Juanda, Surabaya menuju Bandara Ngurah Rai, Bali.

Yang jadi pertanyaan, dari mana dana atau anggaran yang digunakan oleh Lurah bersama anak buahnya untuk liburan ke Bali? Mengingat, perjalanan wisata di Pulau Dewata tidaklah murah, apalagi dengan menumpang pesawat. Dikonfirmasi melalui telepon, Djoko menjawab masih akan berkoordinasi dengan Kabag Pemkesra Kota Surabaya.

“Kami mohon waktu untuk mengkoordinasikan dengan Kabag (Pemkesra Kota Surabaya),” tukas Djoko. (ASB)