TANGERANG, BeritaTKP.com – Kebakaran melanda sebuah pabrik sekaligus gudang kipas angin di Jalan Raya Pasar Kemis, Kelurahan Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (6/11/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.21 WIB. Kobaran api pertama kali diketahui oleh seorang karyawan yang melihat munculnya api di bagian belakang area pabrik.

Menyadari adanya kebakaran, para pekerja segera melakukan evakuasi untuk menghindari risiko akibat api yang terus membesar.

Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Pasar Kemis, Amirudin, mengatakan laporan kejadian langsung diterima petugas setelah pihak perusahaan menghubungi tim pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang.

Api cepat membesar akibat material mudah terbakar

Sebelum petugas tiba, pihak perusahaan sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, upaya tersebut belum mampu mengendalikan kobaran api yang dengan cepat meluas.

Menurut Amirudin, banyaknya material yang mudah terbakar di dalam bangunan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan api cepat membesar.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang kemudian diterjunkan untuk menangani kebakaran dan mencegah api semakin meluas.

Delapan unit mobil damkar dikerahkan

Untuk mempercepat proses pemadaman, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan sekitar 50 personel dikerahkan dari beberapa pos pemadam kebakaran.

Amirudin menjelaskan, setelah hampir empat jam proses penanganan, sejumlah titik api berhasil dipadamkan. Berdasarkan laporan sementara saat itu, tingkat pemadaman telah mencapai sekitar 65 persen.

Meski demikian, petugas masih terus melakukan upaya pemadaman dan penanganan di lokasi kejadian.

Penyebab kebakaran masih diselidiki

Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian material yang ditimbulkan.

Informasi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa juga belum dapat dipastikan karena petugas masih memprioritaskan proses pemadaman.

Pihak berwenang masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan seluruh titik api dapat dikendalikan sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.(æ/red)