
Blitar, BeritaTKP.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar mengalokasikan anggaran sebanyak Rp14,5 miliar untuk perbaikan 7 jembatan. Ketujuh jembatan yang akan diperbaiki tersebut memang sudah rusak dan belum tertangani.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawa mengatakan, jembatan yang bakal diperbaiki tersebut tersebar di beberapa titik, yakni di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Desa/Kecamatan Panggungrejo, Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Desa Slorok, Kecamatan Garum, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Desa Kalitengah, Kecamatan Panggungrejo, dan Desa Dayu, Kecamatan Nglegok.
“Kami menyiapkan Rp14,5 M untuk tujuh jembatan itu. Ada empat jembatan yang harus dirombak total. Seperti jembatan yang berada di Desa Jetis, Kecamatan Gandusari, harus dirombak total,” ungkap Hamdan, dikutip dari beritajatim.
Hal yang sama juga diterapkan di jembatan Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, yang sudah cukup parah kerusakannya. Sementara untuk 3 jembatan lainnya dilakukan perbaikan pada bagian sirip-siripnya saja. Itu dilakukan supaya tetap awet digunakan oleh masyarakat setempat dalam mobilitas sehari-hari.
Hamdan mengaku, pengadaan penyedia jasa pekerjaan ini sudah dilakukan pada Maret kemarin. Dimungkinkan, pembangunan tujuh jembatan itu dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri. Pihaknya optimistis proyek jembatan ini bisa selesai tepat waktu.
Sebab, diperkirakan pada April mulai musim pancaroba alias tidak ada lagi kendala hujan dalam pelaksanaan proyek. “Kalau evaluasi proyek pada tahun lalu, masalahnya bukan pada teknis. Melainkan perubahan anggaran keuangan (PAK) yang molor. Otomatis berdampak pada pembangunan di Kabupaten Blitar,” ungkapnya.
Meskipun ada beberapa proyek jembatan yang molor tahun lalu, tidak ada rekanan atau kontraktor yang masuk daftar hitam. Karena, penyebab molornya proyek tahun lalu murni karena PAK yang molor. Selain itu juga cuaca ekstrem yang menghantui Bumi Penataran.
Hamdan berharap tujuh proyek jembatan tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Karena saat ini cuaca sudah mendukung dan anggaran juga dapat dicairkan lebih awal.
Dengan demikian, semua jembatan itu dapat segera dinikmati oleh masyarakat setempat. “Untuk jembatan rusak yang lain, dimungkinkan akan diperbaiki akhir tahun. Kami prioritaskan tujuh jembatan ini dulu,” pungkasnya. (Din/RED)





