Dau, BeritaTKP.com – Dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak, Kanit Binmas Polsek Dau, AKP Hari Eko Utomo, S.Ap., M.H., telah menerima kunjungan dari tim Guru Badan Pembinaan (BP) MTs Kucur. Kunjungan yang bertujuan sebagai koordinasi strategis ini difokuskan untuk menyusun kegiatan pembekalan kepada murid menjelang liburan panjang, di mana Polsek Dau dipercaya menjadi narasumber utama yang akan menyampaikan materi-materi penting tentang pencegahan berbagai bahaya yang mengancam anak muda.
Acara kunjungan dan koordinasi ini berlangsung dengan suasana yang hangat dan produktif, di mana kedua pihak saling bertukar pandangan tentang tantangan yang dihadapi oleh anak muda saat ini, terutama selama masa liburan yang cenderung memberikan lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan luar dan akses ke informasi yang beragam. Guru BP MTs Kucur menyampaikan kekhawatiran tentang potensi terjadinya perilaku menyimpang pada siswa mereka selama liburan, sehingga membutuhkan dukungan dari lembaga keamanan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya yang harus dihindari.
Sebagai narasumber utama, Polsek Dau melalui Kanit Binmas AKP Hari Eko Utomo akan menyampaikan materi pembekalan yang mencakup tiga topik krusial. Yang pertama adalah bahaya pergaulan bebas, di mana akan dijelaskan bagaimana pergaulan yang tidak terarah dapat membahayakan perkembangan moral dan sosial siswa, serta cara mengidentifikasi dan menghindari lingkungan yang berbahaya. Topik kedua adalah dampak buruk pornografi, yang akan membahas bagaimana akses terhadap konten pornografi dapat merusak pandangan hidup, kesehatan mental, dan hubungan interpersonal anak muda, beserta strategi untuk melindungi diri dari paparan konten semacam itu. Yang ketiga adalah ancaman narkoba, di mana akan dijelaskan tentang jenis-jenis narkoba, efek berbahayanya terhadap tubuh dan pikiran, serta cara mengenali dan menghindari godaan penggunaan narkoba.
“Pembekalan ini sangat penting untuk membentengi moral dan karakter siswa agar terhindar dari perilaku menyimpang selama masa liburan,” ungkap AKP Hari Eko Utomo dalam pertemuan tersebut. Dia menambahkan bahwa kerja sama antara lembaga pendidikan dan kepolisian adalah langkah penting dalam membangun perlindungan bagi anak muda, karena pendidikan di sekolah perlu didukung dengan pemahaman tentang keamanan dan etika yang diberikan oleh pihak yang berwenang.
Guru BP MTs Kucur juga menyampaikan apresiasi terhadap keinginan Polsek Dau untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan karakter siswa. Mereka menjelaskan bahwa selama liburan panjang, siswa cenderung memiliki lebih banyak waktu luang yang tidak diawasi langsung oleh guru atau orang tua, sehingga pembekalan yang diberikan sebelum liburan akan menjadi pedoman penting bagi mereka untuk membuat keputusan yang benar. Kedua pihak juga sepakat untuk menyusun jadwal kegiatan pembekalan yang sesuai dengan jadwal sekolah, serta mempersiapkan materi yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Selain membahas materi pembekalan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang cara meningkatkan partisipasi siswa selama acara, seperti melalui diskusi kelompok, tanya jawab, dan penyampaian kasus nyata yang dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bahaya yang dijelaskan. Polsek Dau juga menjanjikan untuk memberikan bantuan teknis dan sumber daya yang dibutuhkan agar kegiatan pembekalan dapat berjalan lancar dan efektif.
Kedua pihak berharap bahwa melalui sinergi pendidikan dan keamanan ini, siswa MTs Kucur akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bahaya yang mengancam mereka dan mampu melindungi diri sendiri selama liburan panjang. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak, yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.(u-hmspolsekdau/Imam)





