
Sidoarjo, BeritaTKP.com – Pelaku penabrak pak guru bernaa Abdul Choliq (66) di perempatan Dungus, Kecamatan Sukodono, pada Senin (4/3/2024) kemarin, akhirnya ditemukan. Pelaku menyerahkan diri ke Satlantas Polresta Sidoarjo, pada Selasa (5/3/2024) pagi.
Kanit Gakum Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Ony Purnomo membenarkan pengemudi mobil Grand Livina Nopol L 1424 DAB terduga pelaku tabrak lari telah menyerahkan diri diterima oleh satu anggota Satlantas Polresta Sidoarjo.
“Karena sudah viral di media sosial, oleh pihak keluarga pelaku disarankan menyerahkan diri. Akhirnya tadi pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB pelaku menyerahkan diri,” kata Ony, dikutip dari detikjatim, Selasa (5/3/2024).
Setelah mendapatkan laporan adanya peristiwa tabrak lari, Ony mengatakna, pihaknya bersama dengan anggota telah berupaya melakukan pencarian mobil pelaku. Ternyata, pelaku berinisifatif untuk menyerahkan diri. “Sekitar pukul 05.30 WIB terduga pelaku tabrak lari diantar oleh anggota untuk menyerahkan diri ke Satlantas Polresta Sidoarjo,” jelas Ony.
Terduga pelaku tabrak lari tersebut berinisial NC (33), seorang laki-laki warga Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono. Pelaku mengaku bahwa setelah menabrak korban dirinya sempat berupaya menolong dengan membtulkan posisi sepeda motor yang roboh. “Melihat kondisi korban luka parah dan meninggal pelaku ketakutan akhirnya dia melarikan diri,” imbuh Ony.
Ony menyebutkan bahwa selama kabur ke Semarang pelaku tabrak lari itu merasa ketakutan. Dia sempat dihubungi oleh pihak keluarga agar segera menyerahkan diri. “Pelaku sempat melarikan diri ke Semarang, karena merasa ketakutan akhirnya dia kembali ke Sidoarjo untuk menyerahkan diri,” tandas Ony.
Sebelumnya diberitakan, nasib nahas menimpa Abdul Choliq (66), warga Desa Waru, Kabupaten Sidoarjo. Pria yang berprofesi sebagai guru ini meninggal dunia usai menjadi korban tabrak lari di perempatan Dungus, Kecamatan Sukodono, pada Senin (4/3/2024), sekira pukul 06.50 WIB.
Kecelakaan tersebut terjadi saat korban berangkat ke sekolah untuk mengajar. Korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi (nopol) W 4913 NCC. (DIn/RED)





