ilustrasi

Jakarta, BeritaTKP.com – Seorang pegawai teknologi informasi (IT) berinisial M ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah rumah kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Korban mengalami sejumlah luka tusuk serius dan sempat berada dalam kondisi kritis sebelum akhirnya mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Pati, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan adanya kasus penganiayaan berat yang kini tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban saat itu berada di rumah rekannya yang berinisial U. Dari keterangan sementara, disebutkan ada dua orang yang datang ke lokasi sebelum terjadi aksi kekerasan terhadap korban.

Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan. Korban nyaris kehilangan kesadaran sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik.

“Korban saat ditemukan dalam kondisi hampir tidak sadarkan diri sehingga belum bisa memberikan penjelasan terkait peristiwa yang dialaminya,” ujar Roby.

Polisi mengungkapkan bahwa korban mengalami tujuh luka tusuk yang mengenai bagian leher dan punggung. Akibat luka yang dideritanya, korban sempat menjalani perawatan intensif karena berada dalam kondisi kritis.

Namun perkembangan terbaru menunjukkan kondisi korban mulai berangsur membaik meskipun masih berada dalam pengawasan tim medis.

Selain mengusut motif penyerangan, polisi juga mendalami dugaan hilangnya barang berharga dalam peristiwa tersebut. Informasi sementara menyebutkan adanya emas seberat 500 gram yang diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Meski demikian, emas tersebut diketahui bukan milik korban, melainkan milik rekan korban yang berada di lokasi kejadian.

Di sisi lain, penyidik menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses pemeriksaan saksi. Beberapa keterangan yang diberikan disebut tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta yang ditemukan di lapangan.

“Keterangan awal yang kami terima masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian dengan hasil penyelidikan di lokasi. Karena itu kami masih mendalami berbagai kemungkinan yang ada,” kata Roby.

Polisi kini terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menunggu kondisi korban pulih agar dapat dimintai keterangan secara langsung mengenai kronologi kejadian.

Hingga saat ini, motif penusukan maupun identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Aparat kepolisian memastikan pengungkapan kasus menjadi prioritas mengingat korban mengalami luka serius dan terdapat dugaan pencurian barang berharga dalam kejadian tersebut.(æ/red)