Surabaya, BeritaTKP.com – Arifin (25) dan tetangganya, Muhammad Ansori (25) ditangkap Tim Antibandit Polsek Sukolilo atas kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Modus pencarian yang dilakukan keduanya terbilang cukup unik.

Dua orang warga asal Jalan Sawah Pulo itu menyaru sebagai mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di kawasan Sukolilo. Bahkan, keduanya juga memodali diri dengan jas almamater perguruan tinggi supaya pemilik kos atau penghuni kos lain tidak curiga.

Keduanya disergap saat hendak beraksi kembali di kawasan Gebang Wetan, Selasa (19/9/2023) sekitar pukul 13.56. Saat itu, para tersangka terindikasi akan melakukan aksi kembali.

Arifin mengaku, jas almamater itulah yang membuat ia sukses menggondol lima motor di wilayah hukum Polsek Sukolilo. “Punya kakak saya. Sudah tidak dipakai,” tukas pria pekerja proyek tersebut.

Dihadapan penyidik, Arifin mengaku juga pernah mendekam di tahanan Polrestabes Surabaya dengan kasus serupa. “Sudah pernah sekali pak. Sama, curi motor saat itu ditangkap Polrestabes,” ucap dia.

Arifin mengaku nekat melakukan aksi pencurian motor karena terdesak kebutuhan hidup. Sejak tak lagi bekerja di proyek, ia kerap kesulitan membeli makan. “Buat makan sehari-hari. Sudah tidak kerja di proyek,” tutup Arifin.

Diberitakan sebelumnya, Tim Antibandit Polsek Sukolilo berhasil meringkus dua bandit pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Mereka masing-masing Arifin (25) dan Muhammad Ansori (25), warga Jalan Sawah Pulo. (Din/RED)