Sidoarjo, BeritaTKP.com – Seorang wanita muda berinisial AG (25), yang tinggal di sebuah rumah kos Gang Mushala RT 02, RW 04, Kepuhkiriman, Waru, Sidoarjo, diamankan warga setempat atas ulah kriminalnya yang nekat membobol rumah tetangganya.

Wanita yang sedang hamil 8 bulan tersebut diketahui melancarkan aksinya pada Senin (10/7/2023) kemarin, sekitar 02.30 WIB dini hari. Namun, AG langsung diamankan warga pada siang hari sekitar pukul 11.30 WIB.

Aksi AG terungkap setelah pemilik rumah yang ia bobol yakni Andre Prasetyawan membuka riwayat rekaman CCTV yang terpasang dirumahnya. Lewat bukti video tersebut, warga dengan mudah mencari keberadaan pelaku.

Pelaku hanya butuh obeng kecil untuk mencongkel jendela rumah Andre, dan berhasil mencuri uang senilai Rp1 juta serta HP Xiaomi. “Iya ini yang bobol rumah saya ambil uang satu juta dan HP Xiaomi saya,” ungkap Andre Prasetyawan, Senin (10/7/2023) kemarin.

Saat ditangkap, AN haya terunduk dan didudukkan di antara kerumunan warga. Sebelumnya ditangkap, pelaku terlihat sedang disibukkan mengemas barang-barangnya dan mau pergi sebelum ditahan warga di kosnya.

Andre pun langsung mengecek sejumlah barang milik pelaku. Namun korban hanya menemukan HP miliknya, sedangkan uang senilai Rp1 juta sudah hilang. “Mau kabur itu kelihatannya. HP saya ketemu tapi kalau uang satu jutanya hilang,” tuturnya.

Saat ditanya mengenai uang tersebut dilarikan kemana, pelaku hanya diam dan menundukan wajahnya. Diketahui pelaku tinggal di kosan tersebut sekitar dua minggu ini. Menurut pengakuan warga, selain mencuri di RT 02 pelaku juga pernah beraksi di RT 01.

Sementara itu, AKP Ahmad Yani Kanitreskrim Polsek Waru membenarkan adanya penangkapan itu. Pihaknya pun langsung menuju lokasi setelah warga berhasil mengamankan AN. Wanita yang diketahui berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) langsung diperiksa. Dia juga membenarkan bahwa aksi pencurian AG ini bukan yang pertama kali.

Sebagai informasi, pada Juni lalu AG ditangkap karena ketahuan mencuri di salah satu rumah warga di Desa Tambaksumur, Waru. “Sekarang masih diperiksa. Sebelumnya pernah kita tahan juga, kasus yang sama. Baru tahun ini juga keluar,” katanya. (Din/RED)