Jakarta, BeritaTKP.com – Seorang pemuda berinisial TAK (19) dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Jalan Tanggul Banjir Kanal Barat, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (1/8/2026). Hingga proses pencarian hari pertama berakhir, korban belum berhasil ditemukan.
Korban diketahui merupakan warga Jelambar Utama Sakti I, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Desiana Kartika Bahari, menjelaskan insiden bermula ketika korban terlibat pertengkaran dengan seorang teman wanitanya.
Dalam situasi tersebut, sebuah kunci terlempar ke aliran Kali Banjir Kanal Barat. Korban kemudian nekat melompat ke sungai dengan maksud mengambil kembali kunci tersebut.
“Korban kemudian melompat ke Kali BKB untuk mengambil kunci yang sebelumnya terlempar ke sungai,” kata Desiana.
Namun, derasnya arus sungai membuat korban kesulitan menyelamatkan diri. Korban diduga tidak mampu melawan arus hingga akhirnya tenggelam.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan alat bantu apung ke arah korban. Sayangnya, korban lebih dulu terbawa arus deras hingga menghilang dari pandangan.
Menerima laporan tersebut, Basarnas bersama tim gabungan langsung melakukan operasi pencarian. Tim SAR menyisir aliran Banjir Kanal Barat sejauh sekitar dua kilometer dari titik korban diduga tenggelam.
Meski pencarian telah dilakukan hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara karena kondisi mulai gelap dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya dengan evaluasi area pencarian.
“Hingga sore hari korban masih belum ditemukan, sehingga operasi kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi. Kami akan melakukan evaluasi terhadap area pencarian dan mengoptimalkan metode pencarian agar korban dapat segera ditemukan,” ujar Desiana.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Pemadam Kebakaran Tanjung Duren, BPBD Jakarta Barat, Babinsa, BTB Baznas/Bazis, ERT Rumah Zakat, IMANICARE, Mapala Mustopo, RMI, RAC, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pencarian.(æ/red)





