Trenggalek, BeritaTKP.Com – Seorang remaja berinisial ASJ ,18, warga Desa Suruhanlor, Bandung, Tulungagung ditemukan tewas tenggelam saat bermain di muara sungai Pantai Cengkrong Trenggalek. Padahal pantai tersebut ditutup selama larangan mudik. Korban ditemukan tewas tenggelam pada pukul 11.45 WIB.

Petugas kepolisian mengevakuasi jenazah korban

Kapolsek Watulimo AKP Suyono mengatakan, tadi itu sekitar pukul 10.00 WIB, korban dan dua rekannya datang ke Cengkrong. Kemudian mereka bermain di sekitar pancer atau muara sungai. Dua rekan korban mandi dan bermain di sungai, sedangkan korban hanya bermain di tepi. Setelah dua remaja itu selesai berenang, korban tampak mencoba mendekat di bibir sungai.

“Saat itu korban ditanya rekannya apa bisa berenang kok mendekati sungai, kemudian dijawab tidak bisa dan hanya ingin foto,” kata AKP Suyono.

Korban yang hendak berswafoto itu mencoba turun ke air, namun yang bersangkutan justru terperosok dan tenggelam. Sejumlah rekan korban yang ada di lokasi kejadian berusaha memberikan pertolongan.

“Sebetulnya rekan korban ini berusaha menarik, tapi mungkin berat sehingga tidak berhasil. Akhirnya korban tenggelam,” imbuhnya.

Mengetahui korban hilang, rekan korban meminta bantuan kepada nelayan di Pantai Cengkrong. Namun korban justru ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

“Tadi sudah kami bawa ke Puskesmas Watulimo untuk dilakukan visum luar. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” pungkas AKP Suyono.

Ia menambahkan, korban dan dua rekannya tersebut diduga nekat masuk ke kawasan Pantai Cengkrong melalui jalur alternatif, sebab akses utama telah ditutup sejak kemarin.

“Sesuai instruksi Presiden, semua tempat wisata ditutup sementara. Termasuk di Pantai Cengkrong ini juga ditutup dan dipasang imbauan. Tapi karena masih ada jalur lain, sehingga mereka menerobos masuk,” jelas AKP Suyono. /Npr/Red