ALOR, BeritaTKP.com — Kematian seorang tenaga kesehatan (nakes) berinisial MO alias Mulyadi (56) di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menjadi misteri. Korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat benda tajam di dekat sebuah gubuk milik warga.

Korban yang bertugas di Puskesmas Dulolong, Alor, ditemukan pada Minggu (20/9/2026). Jasad pertama kali diketahui oleh Adolf Samasing (50), seorang nelayan setempat yang baru kembali dari melaut.

Saat itu, Adolf hendak mengambil perlengkapan di gubuk miliknya setelah membersihkan ikan hasil tangkapan. Ketika berjalan menuju lokasi sekitar pukul 22.00 Wita dengan bantuan cahaya senter, ia melihat sosok tubuh tergeletak di sekitar gubuk.

Karena panik melihat kondisi tersebut, Adolf kemudian berlari sekitar 300 meter menuju permukiman warga untuk meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta pihak berwenang.

Kapolres Alor AKBP Nur Azhari mengatakan korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Saat ditemukan korban telah meninggal dunia,” ujar Azhari, Kamis (24/9/2026).

Ditemukan Luka Akibat Benda Tajam

Tim Identifikasi Polres Alor kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi penemuan korban berada sekitar 6 meter dari pantai dan tidak jauh dari jalan tanah yang dapat dilalui kendaraan.

Polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya:

  • dua luka sayatan di pipi kiri,
  • luka pada bagian leher,
  • luka pada pergelangan tangan kanan,
  • luka pada bagian belakang kepala sebelah kanan.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi, seperti topi, pakaian, jaket, celana jeans, ikat pinggang, kaus kaki, sandal jepit, rokok, pemantik gas, peci, rantai besi, dan gelang akar bahar.

Kapolres Alor menyebut dugaan sementara korban meninggal akibat terkena benda tajam berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, serta pemeriksaan awal dokter RSUD Kalabahi.

“Ini masih berdasarkan hasil olah TKP dan hasil interogasi saksi-saksi serta hasil pemeriksaan sementara dari dokter RSUD Kalabahi,” jelasnya.

Polisi Masih Dalami Kasus

Jenazah korban telah menjalani pemeriksaan visum. Hasil sementara menunjukkan adanya luka pada bagian kepala belakang kanan, wajah, dagu, leher, dada, lengan, hingga bahu.

Pihak keluarga korban juga telah membuat laporan dan meminta kepolisian segera mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Saat ini penyidik Polres Alor masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.(æ/red)