Pacitan, BeritaTKP.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang empat lingkungan Cuwik, Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, pada Rabu (21/2/2024) kemarin, sekira pukul 22.30 WIB.

Kecelakaan bermula ketika korban bernama Dhimas Surya Nugraha (30), warga Kelurahan Pucangsewu, mengendarai minibus berwarna putih dengan nomor polisi (nopol) AE 1626 XK dari arah Utara (perempatan bapangan) menuju selatan.

Setibanya di simpang empat Cuwik, tiba-tiba saja mobil yang dikendarai Dhimas alias Kasur tidak terkendali dan langsung menghantam rumah warga bernama Daenuri. Karena benturan yang sangat keras, pengemudi meninggal dunia di tempat kejadian.

Menurut keterangan beberapa saksi mata, kendaraan minibus putih tersebut, terlihat melaju cukup kencang dari arah utara, menyalip satu buah travel dan kendaraan roda dua, hingga sampai di perempatan Cuwik mobil terlihat limbung dan langsung masuk garasi rumah warga.

“Saya pas naik motor ke utara dari jembatan cuwik, membatin. Kok ada mobil kenceng banget. Lha bener tahu-tahu limbung terus duarrr! nabrak garasi rumah orang,”kata Deni, warga setempat.

Proses evakuasi jenazah sopir minibus tersebut berjalan cukup dramatis, pasalnya korban terjepit mobil yang sudah dalam keadaan ringsek. Tak hanya itu, kondisi di dalam garasi yang ditabrak korban terdapat satu unit sepeda motor dan sebuah mobil Toyota Innova.

Karena tubrukan yang begitu keras, mobil Toyota hitam terdorong kedepan hingga menjebol tembok kamar yang didalamnya ada seorang nenek yang sedang tidur. Beruntung, nenek tersebut hanya mengalami luka ringan, yakni memar di kepala karena tertimpa runtuhan tembok. Korban luka ringan kemudian langsung dievakuasi menuju RSUD dr Darsono Pacitan.

Beberapa teman korban yang enggan disebutkan namanya mengatakan, korban awalnya sudah dinasehati untuk istirahat karena terlihat capek. Namun, korban nekat dan kemudian terjadilah kecelakaan.

“Sore itu kami sudah suruh Kasur (sapaan korban) untuk istirahat, eh malah nekat, katanya mau pergi main sama temannya. Kasur memang punya riwayat epilepsi. Dan sore tadi hampir kambuh. Lha ini malah kecelakaan,”jelas teman korban berinisial AD.

Setelah dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar), Satlantas Pacitan, tim medis, dan warga setempat. Jenazah korban langsung di bawa menuju RSUD dr Darsono untuk diperiksa penyebab kejadian kecelakaan.

“Dibenarkan telah terjadi laka tunggal. Dan saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit untuk di periksa labih lanjut. Dugaan dari keterangan beberapa masyarakat, korban mengalami kambuh penyakit epilepsi,”kata Banit Gakkum Satlantas Polres Pacitan Aipda Hendri Arisandi. (Din/RED)