SALATIGA, BeritaTKP.com – Seorang pria yang diduga melakukan pencurian di sebuah warung kelontong yang menyatu dengan rumah warga di Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah menjadi sasaran amuk massa pada Kamis (29/10/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 01.30 WIB ketika pria itu diduga masuk ke warung milik warga dan mengambil sejumlah uang tunai serta rokok. Setelah itu, pelaku diduga masuk ke kamar anak pemilik rumah untuk mengambil telepon genggam.

Aksinya diketahui oleh pemilik rumah, Brian Damara. Saat dipergoki, pria tersebut diduga melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian di dalam kamar.

Pemilik Rumah Mengalami Luka

Brian mengungkapkan, perkelahian berlangsung cukup lama. Menurut keterangannya, pria tersebut menggunakan pecahan kaca yang berada di dalam kamar untuk melawan.

Akibat kejadian itu, Brian mengalami luka di bagian lengan, ketiak, dan kaki. Ia mengaku berusaha membela diri saat berhadapan dengan pria yang diduga melakukan pencurian tersebut.

Situasi semakin ramai setelah keluarga berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang warga sekitar untuk mendatangi lokasi kejadian.

Brian menyebut warga telah berkumpul di luar rumah ketika pria tersebut dibawa keluar. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti tindakan yang dilakukan warga setelah pria itu berada di luar rumah.

Polisi Selidiki Dugaan Pencurian dan Pengeroyokan

Setelah kejadian tersebut, pria yang diduga sebagai pelaku pencurian meninggal dunia di lokasi sebelum petugas kepolisian tiba. Sementara itu, Brian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang diterima Brian, pria tersebut diperkirakan berusia sekitar 44 tahun dan berasal dari wilayah Tembalang, Semarang. Namun, identitas lengkapnya belum diketahui.

Kasi Humas Polres Salatiga, Ipda Sutopo, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan yang berujung pada kematian seorang pria tersebut.

Sutopo mengatakan, aparat Satreskrim Polres Salatiga masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan pencurian dan pengeroyokan.

“Kasus dugaan pencurian yang berakhir kematian ini masih dalam penyelidikan aparat Satreskrim Polres Salatiga,” ujar Ipda Sutopo.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.(æ/red)