
Banyuwangi, BeritaTKP.com – Pemadaman listrik terjadi di sejumlah kantor kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (20/2/2024) kemarin malam. Pemadaman ini terjadi saat proses penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Pemadaman ini membuat kantor kecamatan yang jadi lokasi penghitungan suara seketika itu gelap gulita. Alhasil, proses penghitungan suara di dua kecamatan, yakni Kecamatan Songgon dan Kecamatan Sempu, dihentikan sementara.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dua kecamatan tersebut mengalami pemadaman listrik pada waktu yang berbeda. Kecamatan Songgon dilaporkan mengalami pemadaman sekira pukul 19:37 WIB, sedangkan di Kecamatan Sempu, pemadaman terjadi sekira pukul 20:48 WIB.
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Songgon, Tri Sastra Yuwana, memberikan keterangan bahwa pemadaman listrik tersebut sempat membuat petugas panik. “Iya sempat mengalami mati listrik. Kami langsung koordinasi dengan kabupaten tadi,” kata Sastra.
Demi keamanan, penghitungan suara sempat dihentikan. Namun suasana kembali normal saat listrik kembali menyala, dan petugas melanjutkan penghitungan suara setelah pemadaman berlangsung sekitar 5 menit.
Sastra mengatakan, pemadaman terjadi saat penghitungan suara DPR RI dari Desa Sumberbulu, dan DPRD Provinsi dari Desa Sumberarum di Kecamatan Songgon.
Sementara itu, di Kecamatan Sempu juga mengalami pemadaman yang berlangsung cukup lama, namun petugas telah sedia genset. “Sekitar 30 menit padam. Katanya ada trafo listrik yang korslet, tapi belum tahu juga penyebab pastinya,” kata Ketua PPK Sempu, Gilang Candra Setiawan.
Menurut Gilang, saat pemadaman, petugas sedang melakukan penghitungan suara DPRD Provinsi dari dua desa, yakni Desa Tegalarum dan Desa Gendoh. Meskipun sempat ada hambatan, namun semua proses kembali berjalan lancar setelah mesin genset diaktifkan.
Petugas penghitungan suara berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan memastikan kelancaran proses rekapitulasi suara di Kabupaten Banyuwangi. (Din/RED)





