SUKABUMI, BeritaTKP.com – Suasana liburan rombongan pelajar di Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi duka setelah dua remaja meninggal dunia akibat terseret ombak besar, Sabtu (18/7/2026) sore.

Kedua korban diketahui merupakan anggota rombongan Drum Band Granada Kadudampit yang sedang melakukan kegiatan rekreasi di kawasan pantai.

Peristiwa nahas tersebut bermula ketika sekitar 60 orang anggota rombongan tiba di kawasan Pantai Kobeng untuk berlibur.

Namun sekitar pukul 15.10 WIB, enam orang dari rombongan memilih berjalan kaki menuju Pantai Kapitol yang berada tidak jauh dari lokasi awal.

Saat berada di pantai, beberapa pelajar kemudian bermain pasir dan berenang. Tanpa diduga, kondisi air laut tiba-tiba berubah dan ombak besar datang menerjang.

Kapolsek Cisolok AKP Bayu Saeful Bahari mengatakan, korban terseret arus laut hingga terbawa ke arah batu karang.

“Saat sedang bermain pasir dan berenang, tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret korban ke arah timur menuju batu karang,” ujar Bayu, Minggu (19/7/2026).

Saksi Sempat Berusaha Menolong

Salah seorang saksi sekaligus korban selamat berinisial YS (15) mengaku sempat berusaha menyelamatkan temannya yang terseret ombak.

Namun upaya tersebut membuat dirinya ikut terbawa arus sebelum akhirnya berhasil kembali ke daratan setelah dihantam gelombang.

Mendapat laporan dari warga, pihak kepolisian langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi bersama masyarakat sekitar.

“Kami segera mengerahkan anggota ke lokasi setelah menerima laporan dari warga setempat mengenai kejadian laka laut tersebut,” kata AKP Bayu.

Dua Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Proses pencarian dilakukan bersama warga sekitar. Tidak lama kemudian, kedua korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu.

Namun setelah mendapatkan pemeriksaan medis, kedua korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Korban diketahui berinisial W (13), pelajar SMP asal Kadudampit, serta KMC (15), pelajar asal Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Atas kejadian tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai selatan yang dikenal memiliki karakter ombak besar dan arus kuat.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung pantai agar selalu mematuhi rambu-rambu peringatan dan tidak berenang di titik-titik yang berbahaya,” pungkas AKP Bayu.(æ/red)