JAKARTA TIMUR, BeritaTKP.com – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur membeberkan kronologi lengkap insiden kecelakaan kerja yang menimpa dua orang pekerja proyek normalisasi saluran air di Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (9/8/2026) siang.

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi secara mendadak saat para pekerja tengah fokus menjalankan tugas konstruksi.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat para korban sedang melakukan pekerjaan drainase. Tiba-tiba beton drainase roboh dan menimpa kedua pekerja,” ujar Abdul Wahid, Senin (10/8/2026).

Identitas Korban dan Proses Penyelamatan Darurat Akibat robohnya material berat tersebut, dua pekerja berinisial UD (25) dan SYF (40) terjebak di lokasi kejadian dengan mengalami luka-luka pada bagian kepala dan tungkai akibat tertimpa reruntuhan serta terendam air saluran.

Rekan sesama pekerja yang panik sempat meminta bantuan kepada pihak Ambulans Gawat Darurat (AGD) / PK3D. Namun, karena menghadapi kendala teknis yang cukup berat di lapangan, pihak ambulans kemudian meminta bantuan darurat kepada Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

Sebanyak 25 personel damkar dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi darurat yang berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari tiga jam. Petugas harus berjibaku menyedot genangan air keruh menggunakan mesin pompa serta mengerahkan alat berat guna menyingkirkan material beton turap yang menimpa tubuh korban.

Berkat kesigapan dan kolaborasi antara petugas Gulkarmat dan tim medis, kedua korban berhasil diselamatkan dari himpitan beton dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif. Pihak Gulkarmat Jaktim turut mengimbau masyarakat agar selalu waspada serta segera memanfaatkan layanan darurat Jakarta Siaga 112 jika mendapati situasi krisis serupa.(æ/red)