Lamongan, BeritaTKP.com – Puluhan ekor burung hias milik Alun-alun Lamongan yang berada di sangkar besar dikabarkan hilang. Padahal, wahana baru tersebut baru saja diresmikan pada Minggu (10/4/2023) lalu. diduga, hilangnya burung-burung tersebut berhubungan dengan tindak kriminal berupa pencurian yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Hilangnya puluhan ekor burung tersebut baru diketahui pada Senin (20/4/2023) kemarin, pada saat Koordinator Alun-alun, Rois membuka pintu sangkar bermaksud untuk memberi makan.

Rois menaruh curiga pada saat mendapati sebagian kawat ram yang berada di timur pintu masuk sangkar raksasa berdiameter 6 x 8 meter tersebut mengalami kerusakan. Pada saat itu, Rois melihat jikalau kawat ram terbuka menganga seperti sengaja dirusak untuk menggasak isi sangkar.

Keberadaan sangkar besar tersebut sebesar hanya radius puluhan meter dengan Pos Satpol PP yang ada di pintu masuk Kantor Pemkab Lamongan. Jarak dari jalan juga hanya sekitar 3 meter. Satu sisi kawat ram yang dirusak pelaku saat ini sudah diperbaiki, meski hanya diikat dengan kawat di beberapa bagian.

Sementara itu, Andhy Kurniawan selaku Kepala Dinas Lingkungan Lamongan membenarkan hilangnya puluhan ekor burung koleksi baru di alun-alun Lamongan tersebut. “Iya, saya sudah meminta untuk memperkuat titik kawat ram yang dirusak pelaku,” kata Andhy.
Andhy mengungkapkan pihaknya belum bisa memastikan berapa puluh ekor burung yang diembat pelaku. Hanya saja, memang dipastikan ada sejumlah burung yang sudah raib.

Andy melanjutkan, untuk memperkuat titik kawat ram yang dirusak pelaku, masih diperlukan penambahan tali kawat agar lebih kuat. Di samping itu, pihaknya juga berencana memasang kamera CCTV dan menambah lampu penerangan di ruang terbuka umum. (Din/RED)