Situbondo, BeritaTKP.com – Nyari untung malah berujung apes, kata-kata ini cocok sekali diberikan kepada dua pelaku curamor di Situbondo yang nyaris tewas digebuk massa warga. Beruntung, dua orang polisi kebetulan melintas di lokasi, lalu menengahi aksi sepihak tersebut, dan juga mengamankan pelaku. Pelaku tersebut berinisial MT (38) dan MA (45), keduanya adalah warga asal Desa Mangun Jaya, Kayu Agung, Sumatera Selatan.

Kapolsek Asembagus Iptu Gede Sukamadiyasa mengucapkan syukur pada saat kejadian tersebut, dua anggotanya sedang berpatroli di lokasi sekitar. Sehingga, kedua pelaku bisa diselamatkan dari bulan-bulanan massa yang tampak beringas. Jika tidak, kedua pelaku bisa kehilangan nyawanya. “Selain mengamankan pelaku, 2 unit sepeda motor juga kami amankan sebagai barang bukti. Yaitu milik pelaku dan korban,” kata Gede, Selasa (20/9/2022).

Salah seorang pelaku babak belur usai dimassa warga.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban Zaini (45), warga Desa Sopet, Jangkar, Situbondo, hendak berbelanja di sebuah toko Desa Trigonco, Asembagus. Ia lalu memarkir kendaraannya nopol F 6515 FFP di depan toko.

Tak lama berselang, saat korban berbelanja di dalam toko dua pelaku dengan mengendarai motor nopol L 6424 MH datang. Salah seorang pelaku lantas berusaha mengotak-atik sepeda motor korban menggunakan kunci model T.

Melihat kejadian tersebut, kakak korban yang ada di dalam toko lalu lari keluar dan langsung berteriak ‘maling’. Kedua pelaku lantas mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor yang dikendarai temannya.

Tak mau pelakunya lolos, korban lantas mengejar juga dengan mengendarai sepeda motornya. Ketika sampai di sebuah lampu merah, korban langsung menabrakkan motornya ke motor pelaku hingga terjatuh.

Korban lantas berteriak ‘maling’ ke arah pelaku. Tak ayal, warga sekitar lantas menghakimi kedua pelaku hingga babak belur. Bahkan sebagian warga nyaris membakarnya. (Din/RED)