JAYAPURA, BeritaTKP.com — Pertandingan antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026, berujung kericuhan. Sejumlah kendaraan dan fasilitas di sekitar stadion dilaporkan mengalami kerusakan hingga dibakar massa.
Kericuhan terjadi setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Adhyaksa FC. Gol tunggal Adhyaksa FC tercipta pada menit ke-46 babak pertama dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan sekitar pukul 19.00 WIT.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa situasi mulai memanas tidak lama setelah pertandingan selesai. Sekitar pukul 19.16 WIT, sejumlah massa suporter yang berada di tribun turun ke lapangan dan mengejar pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan.
Situasi kemudian semakin tidak terkendali sekitar pukul 20.00 WIT. Massa yang berada di sekitar stadion melakukan aksi perusakan fasilitas umum serta membakar sejumlah kendaraan yang terparkir di area Stadion Lukas Enembe.
Menurut Cahyo, kericuhan diduga dipicu oleh luapan kekecewaan sejumlah suporter terhadap hasil pertandingan serta keputusan wasit yang dianggap merugikan Persipura Jayapura. Selain itu, kondisi keramaian di lokasi diduga turut dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan provokasi.
Dalam penanganan insiden tersebut, pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol Patrige R Renwarin, didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir. Sekitar 700 personel gabungan dikerahkan untuk mengendalikan massa dan memulihkan situasi.
Aparat gabungan TNI-Polri langsung melakukan langkah pengamanan, pengendalian massa, serta upaya pencegahan agar gangguan keamanan tidak meluas. Setelah dilakukan penanganan, situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif.
Polda Papua mengimbau masyarakat dan suporter agar tetap menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan penanganan situasi kepada aparat keamanan.
Cahyo menegaskan, kepolisian akan melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi provokasi, perusakan fasilitas umum, maupun pembakaran kendaraan selama kericuhan berlangsung.
Saat ini, aparat masih melakukan pendataan terkait kerugian material dan kemungkinan adanya korban luka akibat insiden tersebut. Sejumlah fasilitas umum, kios milik masyarakat, kendaraan roda dua, serta kendaraan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan.
Situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe dilaporkan mulai kondusif sejak pukul 23.45 WIT. Setelah itu, aparat melaksanakan apel konsolidasi personel pengamanan sekitar pukul 00.20 WIT.
Polda Papua memastikan akan terus melakukan pengamanan dan patroli di sekitar lokasi untuk menjaga stabilitas keamanan serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas lanjutan.(æ/red)





